PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang mulai menyosialisasikan pemilihan hewan ternak sehat dan layak kurban kepada panitia masjid dan musala, sebagai langkah memastikan kualitas hewan jelang Idul Adha.
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Padang ini menyasar 140 panitia kurban di lima kecamatan, yakni Koto Tangah, Kuranji, Lubuk Begalung, Pauh, dan Lubuk Kilangan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani mengatakan sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait kriteria hewan yang memenuhi syarat kesehatan dan layak dikurbankan. “Mulai pekan ini kita sudah melakukan sosialisasi terkait aspek kesehatan hewan kurban ke masjid-masjid dan musala,” ujarnya, Rabu (29/4).
Setelah tahap sosialisasi, pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di kandang penampungan mulai 4 Mei. Tercatat sebanyak 64 lokasi kandang akan diperiksa oleh tim kesehatan hewan.
Ia menjelaskan, lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban telah dipetakan untuk memudahkan pengawasan di lapangan. “Kami lakukan pemetaan, akan lihat yang di lapangan, di kelurahan itu, mana saja yang memang tahun lalu ada, apakah tahun ini masih berjualan atau ada penambahan baru,” katanya.
Tim pemeriksa terdiri dari dokter hewan dan tenaga medis veteriner yang akan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi hewan.
Yoice menegaskan, hewan yang dinyatakan sehat dan layak kurban akan diberi tanda khusus sebagai jaminan bagi masyarakat. “Hasil pemeriksaan hewan kurban yang sehat dan layak akan diberi label warna putih dengan logo Pemko Padang dan tulisan ‘Sehat dan Layak Kurban’,” terangnya. (mas)