PESISIR SELATAN, KP — Gelaran open turnamen sepak bola Pemuda Cup 2026 di Nagari Kudo-Kudo Indrapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, tidak hanya menjadi ajang adu bakat lapangan hijau, namun juga mulai menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat. Sejak resmi dibuka pada Minggu (12/4), puluhan pedagang kecil memadati seputaran lapangan untuk menjajakan dagangan kepada penonton yang antusias.
Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Dani Sopian, saat membuka turnamen tersebut menegaskan bahwa kegiatan olahraga di tingkat nagari memiliki dampak ganda. Selain sebagai sarana menjaga kebugaran fisik dan silaturahmi, hadirnya kerumunan massa menjadi peluang bagi warga sekitar untuk meningkatkan pendapatan melalui sektor UMKM.
“Dengan adanya ajang ini banyak warga sekitar yang melakukan jualan di seputaran lapangan, ini salah satu pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar sehingga masyarakat ada pendapatan,” kata Dani.
Ketua Pelaksana Turnamen, Rahmat menjelaskan, kompetisi ini diikuti oleh 24 tim/kesebelasan dari berbagai nagari di Sumatera Barat. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan kerinduan masyarakat akan kompetisi sepak bola yang kompetitif sekaligus menjadi wadah pencarian bibit atlet berbakat di daerah.
Meskipun memberikan dukungan penuh, pihak penyelenggara dan otoritas keamanan memberikan peringatan keras terkait ketertiban. Dani juga menekankan agar seluruh pemain dan ofisial menjunjung tinggi sportifitas selama pertandingan berlangsung guna menghindari gesekan antar suporter.
“Jika terjadi keributan, kami dan pihak kepolisian akan menghentikan turnamen sepak bola di Nagari Kudo-Kudo ini,” tegasnya.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri oleh perwakilan Polsek Pancung Soal, pihak kecamatan, serta jajaran Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Kudo-Kudo Indrapura. (ben)