LIMAPULUH KOTA, KP — Pendekatan humanis melalui berbagai program inovatif yang digagas Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, terbukti ampuh menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Tak sekadar menjaga ketertiban, rangkaian program berbasis silaturahmi ini sukses mengantarkan Polres 50 Kota meraih sederet prestasi bergengsi dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) Harkamtibmas Polda Sumatera Barat.
Catatan gemilang tersebut di antaranya Juara I Anev Harkamtibmas pada September 2025 dan Januari 2026, serta menyabet Juara III pada Oktober 2025 dan Februari 2026. Capaian ini menjadi bukti konkret bahwa sinergitas antara kepolisian dengan tokoh masyarakat, wali nagari, hingga pelajar mampu memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi publik.
“Program-program ini kami hadirkan untuk memastikan Polri semakin dekat dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkap Syaiful Wachid dalam keterangannya, Senin (13/4).
Salah satu ujung tombak komunikasi tersebut adalah Forum Safari Kamtibmas (FSK) yang telah menyasar 38 nagari. Melalui forum ini, pejabat utama Polres turun langsung berdialog dengan unsur nagari untuk membedah potensi konflik sosial hingga pencegahan gangguan keamanan. Selain itu, program Jumat Curhat di masjid-masjid juga menjadi ruang diskusi terbuka bagi warga untuk menyampaikan persoalan lingkungan secara langsung.
Kekuatan pengamanan swakarsa juga diperkuat melalui program Batandang Kepada Awak Satkamling. Melalui program ini, Kapolres melakukan kunjungan malam ke pos ronda untuk memotivasi warga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan. Sementara itu, untuk menyasar tokoh masyarakat, program Waktu Kunjung Tokoh (Wakuntoh) dijalankan sebagai langkah deteksi dini terhadap permasalahan sosial di tengah masyarakat.
Tidak hanya fokus pada keamanan fisik, Polres 50 Kota juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program Polkotalima (Polisi Limapuluh Kota Peduli Sesama). Hingga saat ini, sebanyak 300 paket bantuan sosial telah disalurkan kepada warga kurang mampu. Di sisi edukasi, program ‘Police Goes to School’ secara intensif membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan kekerasan di lingkungan pendidikan. (dst)