PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang menggelar Festival Qasidah Rebana tingkat kota pada 10-12 Maret 2025 di pelataran parkir Masjid Agung Nurul Iman. Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi ajang ini sebagai upaya melestarikan seni musik Islami sekaligus memperkuat identitas Kota Padang sebagai destinasi wisata halal.
Festival yang didukung dana pokok pikiran DPRD Kota Padang periode 2019-2024 Zulhardi Z. Latif itu, diikuti oleh 30 grup qasidah dari berbagai majelis taklim, dengan harapan melahirkan bakat baru yang akan mewakili Kota Padang di tingkat nasional.
“Festival Qasidah Rebana ini patut kita apresiasi. Kebudayaan Islami diharapkan dapat menjadi ikon wisata halal Kota Padang, sesuai dengan jati diri falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ungkap Fadly Amran saat membuka acara tersebut, Senin (10/3/2025).
Fadly pun menekankan pentingnya melestarikan seni musik qasidah rebana agar dapat diwariskan dari generasi ke generasi. “Seni musik Islami seperti qasidah rebana ini harus kita lestarikan agar tidak hilang ditelan zaman, dan semoga ini juga dapat meningkatkan daya tarik Kota Padang sebagai halal tourism destination,” tambahnya didampingi Kepala Dinas Pariwisata Yudi Indra Syani.
Pada kesempatan yang sama, Zulhardi Z. Latif menyebut bahwa Festival Qasidah Rebana ini bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam di momentum bulan Ramadan.
Lebih dari itu sebutnya, juga diharapkan memperkuat identitas budaya, sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan terhadap Kota Padang sebagai destinasi wisata halal.
“Bagi para pemenang akan menerima sejumlah hadiah, dan individu-individu yang berprestasi akan direkrut sebagai personel grup qasidah yang akan mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat dalam lomba di tingkat nasional,” jelasnya. (mas)