TANAH DATAR, KP – Sebanyak 56 rumah di Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar terendam banjir dan air bah setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, Selasa lalu (7/5).
Bupati Tanah Datar Eka Putra yang baru kembali dari Jakarta setelah menghadiri Musrenbang Nasional dengan Presiden RI langsung meninjau lokasi bencana. Menurut bupati, pemda sedang melakukan kajian untuk mengetahui sumber air yang merendam rumah-rumah warga.
“Kami akan menggunakan drone untuk menelusuri sumber air ini. Setelah kajian selesai, baru kami bisa mengambil langkah-langkah antisipatif,” kata bupati, Rabu (8/5).
Sementara, Wali Nagari III Koto, Willy Adha menjelaskan, bencana terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan merendam 56 rumah warga di berbagai jorong, seperti Pasir Jaya, Guguak Jambu, Gantiang, Aua Sarumpun, dan Bonai.
“Akibat banjir ini kerugian mencapai Rp300 juta karena beberapa rumah warga yang berjualan mengalami kerugian besar. Selain itu ada lahan sawah dan kolam ikan yang ikut terdampak,” papar Willy. (nas)