PARIAMAN, KP — Pemerintah Kota Pariaman mencairkan insentif bagi ratusan kader Keluarga Berencana (KB) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Penyerahan bantuan biaya operasional ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Ketua TP PKK Ny. Yosnelli Balad di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (31/12).
Wako Yota Balad menegaskan bahwa para kader KB merupakan pejuang kemanusiaan sekaligus perpanjangan tangan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Peran mereka dinilai sangat vital, mulai dari mengawasi tumbuh kembang balita, memberikan edukasi gizi, hingga menjaga kesehatan ibu dan anak.
Meski nilai insentif yang diberikan belum sebanding dengan pengabdian di lapangan, pemerintah daerah memastikan hal ini sebagai wujud perhatian nyata terhadap kinerja para kader.
“Ibu-ibu adalah ujung tombak kami di lapangan. Insentif ini adalah bentuk dukungan agar semangat dalam menjalankan tugas mulia ini terus meningkat. Jika kondisi keuangan daerah membaik, kami berkomitmen untuk mempertimbangkan kenaikan nilai insentif bagi para kader di masa depan,” ujar Wako Yota Balad dalam sambutannya.
Berdasarkan data Dinas P3AKB Kota Pariaman, total penerima insentif untuk periode Juli hingga Desember 2025 ini mencapai 994 orang. Jumlah tersebut terdiri dari berbagai kelompok kader, di antaranya 71 kader PPKBD, 163 kader Sub PPKBD, serta ratusan kader lainnya yang tergabung dalam kelompok BKB, BKR, BKL, dan UPPKA.
Pencairan ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh kader untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pariaman di tahun mendatang. (mas)