Ade Rezki Ajak Masyarakat ‘Cek Klik’ Produk Sebelum Membeli

ANGGOTA Komisi IX DPR-RI, Ade Rezki Pratama sosialisasikan pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), di aula SMA N 1 Nagari Kototangah Simalanggan, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (11/8).

LIMAPULUH KOTA, KP – Anggota Komisi IX DPR-RI, Ade Rezki Pratama, kembali mengingatkan masyarakat untuk cerdas dan berhati-hati dalam mengonsumsi produk makanan, minuman, obat, dan kosmetik yang tidak memiliki izin.

Hal ini penting untuk menghindari bahan-bahan berbahaya yang dilarang. Salah satu caranya adalah dengan tidak mudah percaya dan selalu melakukan pengecekan dengan metode ‘Cek Klik’ terhadap suatu produk.

“Kita harus menjadi konsumen cerdas dalam memilih berbagai macam produk agar terhindar dari bahan berbahaya yang dilarang,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut dalam sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang diselenggarakan bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang di aula SMA N 1 Nagari Kototangah Simalanggan, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (11/8).

Ade Rezki Pratama, yang kembali terpilih sebagai anggota DPR-RI untuk Periode 2024-2029, menjelaskan bahwa “Cek Klik” merupakan singkatan dari Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa dari obat maupun produk pangan yang akan dikonsumsi.

“Jangan sampai masyarakat mengonsumsi makanan secara berlebihan yang mengandung unsur ‘GGL,’ yaitu garam, gula, dan lemak, karena dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diabetes dan kolesterol. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam mengonsumsi produk makanan dan pastikan menggunakan produk-produk yang halal,” imbau Ade Rezki Pratama.

Pada kesempatan tersebut, Ade Rezki Pratama juga mengingatkan kaum pria untuk berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan, termasuk obat kuat, karena dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Abdul Rahim, menjelaskan bahwa BPOM adalah institusi yang bertanggung jawab atas pengawasan obat dan makanan, serta menjadi mitra kerja Komisi IX DPR RI. Menurutnya, BPOM bertugas untuk memastikan bahwa produk makanan, minuman, obat, dan kosmetik yang dikonsumsi atau digunakan oleh masyarakat aman.

“BPOM akan terus memastikan agar obat, makanan, minuman, dan kosmetik yang dikonsumsi atau digunakan oleh masyarakat aman. Kami melakukan pengawasan sebelum dan setelah produk tersebut beredar di pasaran atau dikonsumsi oleh masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan warga dari berbagai Nagari di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra, yang juga hadir dalam kegiatan sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi tersebut, mengungkapkan bahwa saat ini banyak produk makanan dan minuman dengan kemasan menarik yang memikat anak-anak, namun mereka tidak mengetahui apakah produk tersebut mengandung bahan berbahaya atau tidak. “Dengan adanya sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi ini, orang tua akan mendapatkan pengetahuan lebih untuk mengawasi apa yang akan dikonsumsi oleh anak-anak mereka,” jelas Deni Asra, yang juga maju sebagai bakal calon Bupati Limapuluh Kota pada Pilkada 2024. (dst)

Related posts

Gubernur Sumbar Geram, Sindir Abu Janda dengan Ungkapan Minang

DPRD Sumbar Kawal Rehabilitasi Jalan Strategis di Pasaman-Pasbar

Tangkal Degradasi Moral, Gubernur Mahyeldi Luncurkan Sistem Pendidikan Berbasis Surau