Adlisman: RKPD 2026 Harus Sejalan dengan Visi ‘Dharmasraya Sejahtera Merata’

BUPATI Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H. Adlisman, membuka Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Auditorium Dharmasraya, Rabu (26/2).

DHARMASRAYA, KP – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H. Adlisman menegaskan, penyusunan RKPD 2026 harus selaras dengan visi “Dharmasraya Sejahtera Merata”, yang menekankan pembangunan berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa kesenjangan antarwilayah maupun kelompok sosial.

“Setiap OPD diminta memastikan bahwa program dan kegiatannya benar-benar mendukung pencapaian visi ini, baik dalam aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur,” jelasnya saat membuka Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Auditorium Dharmasraya, Rabu (26/2). Kegiatan

yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Transisi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya juga turut memantau jalannya kegiatan secara daring.

Konsultasi publik ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak guna menyusun perencanaan pembangunan daerah yang lebih partisipatif dan inklusif.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat. Sinergi ini diperlukan agar program daerah berkontribusi pada pencapaian target pembangunan nasional serta mendapatkan dukungan anggaran yang optimal.

Sekda menyoroti pentingnya mengoptimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pendanaan pembangunan. “Peningkatan PAD harus menjadi perhatian serius, baik melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan aset yang lebih efektif, maupun pengembangan potensi ekonomi lokal,” ujarnya.

Dengan pengelolaan keuangan yang mandiri, pembangunan di Dharmasraya dapat berjalan lebih berkelanjutan dan tidak bergantung sepenuhnya pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Lanjutnya, beberapa program prioritas yang akan didukung dalam RKPD 2026 antara lain: Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, guna menekan angka stunting serta meningkatkan kesehatan generasi mendatang.

Lalu, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Layanan ini diharapkan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan preventif, sehingga penyakit dapat dideteksi lebih dini dan ditangani lebih cepat.

Selain RKPD 2026, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Dokumen ini akan menjadi pedoman dalam menjabarkan visi dan misi Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni, agar kebijakan pembangunan daerah memiliki arah yang jelas, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara merata.

Dalam forum ini, berbagai prioritas pembangunan tahun 2026 dibahas secara mendalam, meliputi  peningkatan kualitas layanan publik,  penguatan ekonomi daerah dan UMKM serta  pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Peserta konsultasi publik juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan usulan serta rekomendasi terkait program pembangunan yang diharapkan dapat diakomodasi dalam RKPD 2026. Melalui konsultasi ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berdampak nyata bagi kemajuan Dharmasraya. (why)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang