TANAH DATAR, KP – Sebanyak dua unit rumah hunian sementara (huntara) siap dihuni oleh dua kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak berat akibat bencana galodo lahar dingin Gunung Marapi, di Jorong Pabalutan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.
Rumah huntara itu dibangun Alumni SMA 1 Batusangkar 2005 bekerja sama dengan Solusi Cargo Mandiri (SCM) dan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB).
Penyerahan simbolis duplikat kunci dilakukan owner SCM dan perwakilan Alumni SMA 1 Batusangkar 2005, Rahmad Joliardi, kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra, dan selanjutnya diserahkan kepada korban bencana Zainal dan Roza, Sabtu (20/7).
Bupati Eka Putra mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada SCM, alumni SMA 1 Batusangkar 2005, dan FRPB yang telah membangun huntara bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan galodo.
Bupati berharap masyarakat yang menerima bantuan, yaitu Zainal dan Roza beserta keluarga, bisa menempati huntara dengan nyaman dan bangkit kembali dari dmapak bencana.
Bupati juga menyampaikan, pemerintah pusat telah menganggarkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak, baik secara mandiri maupun relokasi terpadu. Selain itu, untuk mengurangi risiko bencana, pemerintah akan membangun sabo dam dan Early Warning System (EWS) di aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi dan Singgalang.
Sementara, owner SCM dan perwakilan Alumni SMA 1 Batusangkar 2005, Rahmad Joliardi menyebut, pembangunan huntara terlaksana berkat dana yang dikumpulkan alumni SMA 1 Batusangkar 2005 dan SCM.
“Sebelumnya kami juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako. Terima kasih atas sumbangsih dan kekompakan seluruh alumni. Semoga huntara ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya. (nas)