SOLOK, KP – Dampak banjir bandang yang melanda Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok pada akhir Desember 2023 lalu, membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) daerah tersebut mengalami kerugian sebesar Rp3,5 miliar.
Direktur PDAM Kabupaten Solok, Febri Fauza kepada KORAN PADANG, Kamis (4/1) menjelaskan bahwa banjir bandang tersebut tidak hanya merusak lahan pertanian dan perumahan, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada saluran PDAM seperti Intake.
Estimasi awal kerugian PDAM mencapai Rp3,5 miliar termasuk hanyutnya bendungan (intake) di PDAM unit Surian dan Sapan Kayu Manang.
Kerusakan mencakup beberapa elemen infrastruktur seperti pipa galvanis dengan diameter 200 yang hancur sepanjang 1500 meter, pipa galvanis dengan diameter 150 yang hancur sepanjang 700 meter, pipa PVC diameter 200 yang rusak sepanjang 60 meter, serta kerusakan pada bak sedimen dan pagar bak sedimen.
Lebih lanjut, dampak langsung dari kerusakan saluran PDAM ini menjangkau 960 SR (exixting), dengan 982 KK atau sekitar 4000 jiwa yang terdampak langsung akibat putusnya intake tersebut.
Dalam menangani situasi ini, PDAM memberikan solusi dengan memberikan bantuan air tengki kepada warga terdampak selama proses perbaikan infrastruktur PDAM berlangsung. (wan)