Baznas Padang Pariaman Salurkan Zakat untuk Garin, Bilal dan Guru TPA

PADANG PARIAMAN, KP – Ratusan penggerak kegiatan keagamaan di Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan suntikan dana bantuan melalui program Ramadhan Berkah yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi para garin, bilal, serta guru TPA/TPS/MDA yang selama ini menjadi garda terdepan dalam syiar agama di tengah masyarakat.

Penyaluran bantuan yang berlangsung di Masjid Raya Al-Mukhni IKK, Selasa (10/3), menjangkau 496 penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan dana bantuan sebesar Rp500.000. Total dana yang digulirkan pada kegiatan tersebut mencapai Rp248 juta, yang terbagi untuk 290 garin dan bilal serta 206 tenaga pengajar agama.

Selain bantuan tunai, Baznas juga memberikan perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi hampir 800 orang, mencakup garin, bilal, guru TPA, serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Jaminan ini diberikan untuk memberikan rasa aman bagi para penggerak keagamaan tersebut selama tiga bulan ke depan.

Adapun catatan keuangan Baznas Padang Pariaman per Januari hingga Maret 2026 menunjukkan total penghimpunan dana ZIS mencapai Rp2,58 miliar, dengan realisasi penyaluran sebesar Rp1,17 miliar.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menegaskan, lembaga zakat memiliki peran strategis dalam menopang kesejahteraan masyarakat. Ia menilai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang transparan menjadi instrumen krusial dalam membantu berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan sosial.

Sementara, Ketua Baznas Padang Pariaman, M. Defriadi, mengapresiasi dukungan pemkab dalam memaksimalkan potensi zakat. Sinergi ini diperkuat melalui kebijakan edaran bupati mengenai kewajiban zakat bagi instansi vertikal, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pemerintah nagari. (ak/*)

Related posts

500 Personel Uji Kesiapsiagaan Bencana dalam Latihan Gabungan di Padang

Pemko Padang Siapkan Pembinaan Berjenjang Lahirkan Kafilah Mandiri

PLN Tinjau Listrik Desa di Kuranji, Pastikan Pemerataan Akses