500 Personel Uji Kesiapsiagaan Bencana dalam Latihan Gabungan di Padang

PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang memperkuat skema kesiapsiagaan bencana melalui latihan gabungan lintas instansi yang melibatkan ratusan personel dan simulasi multi-skenario darurat.

Latihan Manajemen Latihan Komando Operasi (MANTAP LKO) Kogabwilhan I yang digelar di Balai Kota Aie Pacah, Sabtu (18/4), menjadi bagian dari pengujian koordinasi teknis antar-lembaga dalam menghadapi situasi krisis.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan latihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan respons cepat dan terintegrasi saat bencana terjadi. “Latihan ini penting untuk menguji kesiapan dan memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga penanganan darurat bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menekankan, kesiapsiagaan harus terus diperbarui mengikuti dinamika ancaman kebencanaan serta perkembangan teknologi penanganan darurat. Karena itu, latihan serupa perlu dilakukan secara berkala dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Korem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Yusuf Tanjung menjelaskan, latihan ini merupakan bagian dari operasi Kogabwilhan I yang digelar serentak di sejumlah wilayah di Sumatera.

Sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan dengan dukungan peralatan darat dan laut. Skenario yang diuji meliputi evakuasi korban di laut, penyelamatan di ketinggian, penanganan korban tertimpa bangunan runtuh, hingga prosedur medis darurat.

Melalui simulasi ini, pemerintah menargetkan terciptanya sistem respons bencana yang lebih terukur, cepat, dan terkoordinasi, mengingat tingginya risiko kebencanaan di wilayah Kota Padang dan Sumatera Barat. (red)

Related posts

Pemko Padang Siapkan Pembinaan Berjenjang Lahirkan Kafilah Mandiri

PLN Tinjau Listrik Desa di Kuranji, Pastikan Pemerataan Akses

Komisi II DPRD Sumbar Soroti Pergeseran Batas Pasaman, Waspadai Investasi di Wilayah Sengketa