PAYAKUMBUH, KP – Satpol PP Kota Payakumbuh menjaring belasan remaja dan mengamankan sedikitnya 10 unit kendaraan roda dua dalam razia penertiban penyakit masyarakat (pekat) di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Koto Nan IV, Minggu (8/3) dini hari.
Operasi gabungan yang melibatkan Trantib Pasar dan Dinas Perhubungan ini sempat diwarnai aksi kejar-kejaran saat petugas membubarkan kerumunan remaja yang nongkrong hingga subuh.
Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita menjelaskan bahwa razia ini menyasar aksi balap liar yang kerap meresahkan pengguna jalan. Kendaraan yang terjaring umumnya tidak standar, menggunakan knalpot racing (brong), serta tidak dilengkapi nomor polisi. Petugas juga menjaring remaja putri yang kedapatan masih berkeliaran di lokasi tersebut saat dini hari.
“Aksi mereka sangat mengganggu ketenangan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan. Mereka yang terjaring kami data dan diminta untuk mengembalikan kondisi kendaraan menjadi standar kembali,” ujar Dewi didampingi Kasi Ops Bobby Andhika.
Sebagai bentuk pembinaan agar memberikan efek jera, para remaja tersebut diberikan sanksi fisik berupa push-up dan lari. Dewi menegaskan bahwa pengawasan akan terus ditingkatkan karena laporan masyarakat terkait gangguan balap liar hampir diterima setiap hari.
Langkah tegas Satpol PP ini mendapat dukungan luas dari warga dan warganet. Masyarakat berharap penertiban dilakukan secara rutin agar kawasan pusat kota tetap kondusif dan aman dari aktivitas negatif remaja di malam hari. (dst)