BUKITTINGGI, KP – Kota Bukittinggi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun ini, kota berjuluk Kota Wisata ini berhasil meraih Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Peringkat Utama. Penghargaan ini menjadikan Bukittinggi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang berhasil mencapai peringkat tertinggi tersebut, meningkat dari kategori Nindya di tahun sebelumnya.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, kepada Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di Jakarta, Sabtu (9/8).
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Kepala Dinas DP3APPKB Nauli Handayani, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini, yang menurutnya merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang ramah bagi anak.
“Penganugerahan ini adalah hasil kerja bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat,” kata Ramlan.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi agar seluruh anak di Bukittinggi dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat pembangunan berwawasan anak agar lahir generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Menteri Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi dedikasi luar biasa yang ditunjukkan Bukittinggi. Ia menegaskan bahwa program KLA adalah komitmen nyata daerah dalam membangun sistem perlindungan anak yang menyeluruh, terencana, dan berkelanjutan.
“KLA adalah jembatan antara regulasi nasional dan perlindungan anak di tingkat lokal, dengan tujuan agar setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan mampu mencapai potensi maksimalnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota yang dinilai berhasil mengimplementasikan 24 indikator KLA, yang mencakup hak sipil, lingkungan keluarga, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan khusus bagi anak. (mas)