Bupati Annisa Siapkan Solusi Jangka Panjang Cegah Banjir dan Longsor

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, saat meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Sembilan Koto.

DHARMASRAYA, KP – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Sembilan Koto, Selasa (4/3).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Annisa didampingi Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Eldison, serta Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Andar. Rombongan disambut Camat Sembilan Koto, Fajar Robie Yunika, beserta perangkat nagari.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Masjid Nurul Huda di Nagari Silago, yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Silago. Bupati Annisa meminta agar petugas pemadam kebakaran segera membersihkan lumpur di masjid agar warga bisa kembali beribadah dengan nyaman selama Ramadan.

Selanjutnya, rombongan meninjau Jorong Monggosiung di Nagari Banai, yang terisolasi akibat longsor selama hampir dua hari. Wali Nagari Banai, Irmandes melaporkan, delapan jorong di wilayah Padang Hilalang terputus aksesnya karena material longsor menutupi jalan.

Menanggapi hal ini, Annisa meminta Plt Kepala Dinas PU untuk segera mengerahkan alat berat guna membuka akses jalan yang tertutup.

“Mudah-mudahan pembersihan ini bisa selesai agar warga tidak lagi terisolasi. Setelah itu, alat berat akan kami pindahkan ke Mudik Lago untuk menangani longsor lainnya,” ujar Annisa.

Banjir juga merusak sekitar 15 hektare sawah di Nagari Banai yang baru berusia tiga minggu, mengancam siklus tanam warga. Sementara di Nagari Lubuk Karak, Annisa meninjau jalan yang putus akibat derasnya arus Sungai Batang Momong. Jalan ini merupakan satu-satunya akses menuju Jorong Koto Lamo, sehingga warga kesulitan beraktivitas.

Menanggapi situasi itu, Bupati Annisa memastikan pemerintah daerah akan bergerak cepat menangani dampak bencana. Dalam jangka pendek, BPBD dan Dinas Sosial akan mendirikan dapur umum di beberapa titik untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Kami akan pastikan warga terdampak mendapat makanan yang layak melalui dapur umum yang segera kami dirikan,” tegas Annisa.

Selain penanganan darurat, Pemkab Dharmasraya juga akan melakukan kajian mendalam terkait pola banjir tahunan yang terus berulang. Normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, pembangunan turap, dan pemasangan batu bronjong di titik rawan menjadi beberapa solusi jangka panjang yang tengah dipertimbangkan.

“Banjir ini terjadi hampir setiap tahun dan selalu berdampak luas, termasuk pada sektor pertanian. Kami akan mengkaji langkah-langkah strategis agar kejadian ini tidak terus berulang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Dharmasraya akan melakukan pemetaan potensi bencana guna mengidentifikasi titik-titik rawan dan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat. Dengan pemetaan ini, diharapkan pencegahan bencana dapat dilakukan lebih efektif guna mengurangi dampak di masa mendatang. (why)

Related posts

Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Membuahkan Hasil

Jangan Tertipu! Ini Ciri Hewan Kurban Tidak Sehat yang Harus Diwaspadai

Ratusan JCH Padang Diberangkatkan, Pesan Wali Kota Jadi Perhatian