LUBUK SIKAPING, KP – Bupati Pasaman, Sabar AS, menegaskan bahwa semua program yang berpihak kepada rakyat akan terus dilanjutkan, karena program-program tersebut secara langsung berdampak pada kepentingan masyarakat.
“Program pendidikan gratis, kesehatan gratis, Pasaman Berimtaq, termasuk bantuan langsung tunai dana desa, adalah program yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Program ini akan kita lanjutkan ke depannya,” ujar Bupati Sabar AS.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sabar AS saat menghadiri penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 70 penerima manfaat di Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, Selasa (26/3), di kantor wali nagari tersebut.
Menurut Bupati, di tengah kondisi perekonomian yang sedang sulit saat ini, pemerintah harus hadir untuk meringankan beban hidup masyarakat dengan program-program yang bertujuan untuk itu.
Mengenai penyaluran Dana BLT DD 2024, bupati kembali menegaskan bahwa penerima manfaat di Kabupaten Pasaman akan tepat sasaran.
“Penyaluran ini sangat tepat dilakukan sekarang, mengingat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Idul Fitri, dan diharapkan dapat mengurangi beban mereka,” ucap bupati.
Di tempat yang sama Walinagari Aia Manggih, Abdi Yusran menyatakan bahwa tidak benar penerima BLT adalah ‘orang dekat’ jorong atau dekat dengan Wali Nagari.
“Tidak benar. Wali dan Jorong hanya mengusulkan, kemudian ada fasilitator yang akan memverifikasi calon penerima,” jelas Abdi Yusran.
Penyaluran BLT Tahap I di Nagari Aia Manggih menjangkau 70 orang penerima manfaat, dengan jumlah bantuan Rp. 900 ribu per orang.
Bupati Pasaman kemudian melanjutkan perjalanan ke Nagari Aia Manggih Barat, di mana di Jorong Paraman Dareh, beliau menyerahkan secara simbolis Dana BLT DD kepada 45 orang penerima manfaat.
Wali Nagari Aia Manggih Barat, Afdel Haq, melaporkan bahwa awalnya terdapat 75 calon penerima BLT DD tahap I di Aia Manggih Barat, namun setelah verifikasi oleh Tim Fasilitator, hanya 45 orang yang memenuhi syarat. Yang lainnya masuk dalam daftar cadangan.
Terakhir, di Kantor Wali Nagari Sundata Utara, Bupati Sabar AS menyerahkan dana BLT DD kepada 48 orang penerima manfaat, dengan jumlah bantuan yang sama.
Wali Nagari Sundata Utara, Nofriyan, melaporkan bahwa terdapat 48 orang penerima BLT DD di daerahnya, dengan usia tertua 97 tahun, dan banyak penerima BLT saat ini sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan bantuan. (red)