PADANG, KP – Perubahan bentang alam secara signifikan terjadi di Pantai Parkit, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, sebagai dampak sedimentasi banjir bandang pada akhir tahun 2025 lalu. Endapan material berupa pasir dan lumpur kini membentuk hamparan daratan luas serta cekungan air menyerupai danau alami yang menarik perhatian wisatawan dan warga setempat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, turun langsung meninjau lokasi tersebut untuk memastikan aspek keamanan bagi pengunjung sekaligus melihat potensi pengembangannya sebagai destinasi wisata baru, Rabu (4/3).
Dalam peninjauan yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon, Gubernur menyoroti munculnya daratan baru dan sisa-sisa material banjir yang masih tersebar di beberapa titik.
“Kita ingin memastikan kawasan ini betul-betul aman untuk dikunjungi masyarakat, mengingat bekas-bekas kayu juga masih banyak terlihat,” ujar Mahyeldi saat berada di lokasi.
Gubernur menilai pendangkalan yang membentuk kawasan serupa danau tersebut merupakan potensi luar biasa jika dikelola dengan baik. Ia berencana melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai penguatan di sekeliling kawasan tersebut agar layak menjadi magnet pariwisata baru di Kota Padang.
Saat ini, Pantai Parkit terpantau semakin ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hari untuk kegiatan ngabuburit, berolahraga, hingga menikmati pemandangan matahari terbenam. Lokasinya yang strategis di dekat Universitas Negeri Padang (UNP) membuat akses masyarakat semakin mudah.
Meski demikian, tumpukan sampah sisa banjir dan batang kayu besar masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi untuk menunjang kenyamanan pengunjung. (ak/*)