Dari Bayi hingga Lansia, Ini Transformasi Baru Posyandu di Tanah Datar

TANAH DATAR – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, meresmikan Sekolah Lansia dan meluncurkan Posyandu Mawar Merah dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Nagari Paninjauan, Rabu (22/4).

Peresmian yang digelar di gedung serbaguna setempat turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, wali nagari, serta perwakilan BUMN dan BUMD.

Eka Putra menegaskan, Posyandu menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan penerapan enam SPM, pelayanan diharapkan semakin komprehensif dan berkualitas.

“Posyandu tidak hanya melayani ibu dan anak, tetapi mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, remaja, usia produktif hingga lansia,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar program yang diluncurkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi diikuti komitmen pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Peresmian ini jangan hanya menjadi seremoni, tetapi harus diiringi dengan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Terkait Sekolah Lansia, Eka Putra menilai program tersebut sebagai upaya mendorong semangat belajar sepanjang hayat.

“Sekolah lansia ini menjadi contoh bahwa semangat belajar tidak mengenal usia, sekaligus memotivasi generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Tanah Datar, Lise Eka Putra, menyebut Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis enam SPM.

“Posyandu merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui enam SPM, untuk memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, enam SPM meliputi bidang kesehatan, pendidikan, sosial, ketenteraman dan ketertiban, serta perumahan dan lingkungan.

“Masyarakat yang datang ke Posyandu tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga solusi atas berbagai persoalan melalui kolaborasi lintas OPD,” katanya.

Lise juga menekankan pentingnya pendataan yang lengkap untuk mendukung pelayanan yang tepat sasaran.

“Tanpa data, kita tidak tahu apa yang harus dibantu. Karena itu, respon cepat dalam pelayanan menjadi hal utama,” tegasnya.

Kepala Dinas PMD PPKB, Herison, menambahkan Posyandu saat ini mengintegrasikan enam SPM dengan dukungan 552 kader.

Ia juga menyebut Sekolah Lansia telah terbentuk di tiga nagari, yakni Nagari Tanjung, Nagari Situmbuk, dan Nagari Paninjauan. (yon)

Related posts

Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Membuahkan Hasil

Jangan Tertipu! Ini Ciri Hewan Kurban Tidak Sehat yang Harus Diwaspadai

Ratusan JCH Padang Diberangkatkan, Pesan Wali Kota Jadi Perhatian