Diterpa Efisiensi Anggaran, Bupati Hendrajoni Tetap Optimis Bangkitkan Sektor Pertanian

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.

PESISIR SELATAN, KP – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyatakan optimisme bahwa daerahnya tetap mampu bangkit meski menghadapi efisiensi anggaran infrastruktur dari pemerintah pusat. Hal itu disampaikannya menyusul dampak berat dari bencana banjir besar dan keterbatasan dana pembangunan.

“Seharusnya anggaran infrastruktur kita lebih dari Rp100 miliar, tapi sekarang dipotong oleh pemerintah pusat. Bukan hanya Pessel, seluruh Indonesia mengalami hal yang sama,” kata Hendrajoni, Rabu (21/5).

Ia menyoroti bahwa kerusakan infrastruktur terparah terjadi pada saluran irigasi yang sangat vital bagi sektor pertanian. Akibatnya, ribuan hektare sawah tidak bisa dialiri air, mengganggu produktivitas dan mengancam ketahanan pangan daerah.

“Bayangkan saja, ribuan hektare sawah tidak bisa dialiri air. Semua petani kita mengeluh karena potensi utama kita adalah pertanian, disusul oleh sektor pariwisata,” ujarnya.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemkab Pesisir Selatan menerapkan pendekatan langsung ke kementerian di pusat guna mencari dukungan pendanaan.

“Kita harus proaktif ke pusat mencari dana. Alhamdulillah, kita punya Ibu Lisda di pusat,” ucapnya, merujuk pada anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Lisda Hendrajoni.

Sebagai langkah konkret, Hendrajoni menyebut dirinya telah bertemu langsung dengan Menteri Pertanian untuk menyampaikan kondisi petani di lapangan. Ia mengklaim bahwa Menteri Pertanian merespons positif dan memahami persoalan yang dihadapi daerah.

Hendrajoni berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah, terutama yang menyangkut sistem irigasi pertanian sebagai sektor penyangga ekonomi masyarakat Pesisir Selatan. (don)

Related posts

Sumatera ‘Black Out’

Penggerebekan Kafe di Pasbar Ricuh, Enam LC Diamankan

Tanggul Baru Jebol, 25 Hektare Sawah di Kuranji Kembali Terendam