SOLOK, KP – Petugas pemangkasan pohon dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solok melakukan penebangan pohon mati yang terletak di Simpang Gawan, Kelurahan Tanah Garam. Penebangan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi jalan tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok, Edrizal, kepada KORAN PADANG di Solok, kemarin, menyampaikan bahwa pohon yang ditebang dalam kegiatan ini sudah mati dan rapuh. “Satu batang pohon yang mati di Simpang Gawan ditebang karena dikhawatirkan akan tumbang dan dapat mencelakai masyarakat yang kebetulan melintasi jalan tersebut,” ujarnya.
Sebanyak lima personil dengan peralatan lengkap diturunkan untuk melaksanakan penebangan, yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Fajar Surya Kusuma. Kegiatan ini menggunakan truk penangkut sampah tipe dump truck, mesin chainsaw, serta peralatan pemangkasan lainnya.
Fajar menjelaskan bahwa pohon yang sudah mati dan berada di kawasan padat penduduk sangat berbahaya jika tidak segera ditebang. Dia menambahkan bahwa proses penebangan dilakukan dengan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat untuk memastikan keselamatan. “Kami harus menyesuaikan waktunya, mulai dari kapan pohon dijatuhkan sampai pengangkutan sampahnya,” jelasnya.
Setelah ditebang, ranting-ranting pohon tersebut langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan mobil pengangkut sampah. Selain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, penebangan ini juga bertujuan untuk merapikan serta memperindah jalan di sekitar kawasan tersebut. Fajar juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut. (van)