Dt. Parmato Alam Kunjungi Merianti Penderita Tumor

MERIANTI (49 tahun) tengah terbaring sakit di rumahnya di Kelurahan Balai Tongah Koto, Kecamatan Payakumbuh Utara, Selasa sore (17/9). Merianti dikunjungi bakal calon Walikota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam didampingi Ketua DPRD Kota Payakumbuh sementara, Boy Shandy.

PAYAKUMBUH, KP – Bakal calon Walikota Payakumbuh, YB. Dt. Parmato Alam, mengunjungi Merianti (49 tahun) yang tengah terbaring sakit di rumahnya di Kelurahan Balai Tongah Koto, Kecamatan Payakumbuh Utara, Selasa sore (17/9). Merianti, yang menderita penyakit tumor selama dua tahun terakhir, menerima santunan dari Parmato Alam untuk meringankan beban yang dihadapinya bersama ibunya, Rauna (84 tahun).

Dalam kunjungan tersebut, Parmato Alam didampingi oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh sementara, Boy Shandy, serta bakal calon Wakil Walikota Payakumbuh, Ahmad Rida. Rombongan juga disambut oleh tokoh masyarakat setempat, Mulda Hefti, dan RT setempat, Nanang.

“Alhamdulillah, kami bersama Ketua DPRD dan bakal calon Wakil Walikota datang untuk mengunjungi saudara kita Merianti. Mudah-mudahan kunjungan ini bisa memberikan semangat agar Merianti kembali sembuh,” ujar YB. Dt. Parmato Alam.

Parmato Alam, yang merupakan mantan Ketua DPRD Kota Payakumbuh, juga mendoakan agar Merianti tetap tegar meski sedang diuji dengan penyakit. “Kami doakan Merianti tetap semangat dan tegar meski tengah diuji dengan penyakit,” tambahnya.

Dia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat Kota Payakumbuh yang masih saling peduli, terutama dalam situasi yang dialami Merianti. “Alhamdulillah, kepedulian masyarakat Kota Payakumbuh hingga saat ini masih terjaga. Hal ini terlihat dari bantuan yang terus berdatangan untuk Merianti,” tutupnya.

Sebelumnya, Merianti hanya bisa meringis menahan sakit akibat tumor yang dideritanya. Selama dua tahun terakhir, ia telah mencoba berbagai pengobatan medis dan alternatif, namun kondisinya belum membaik. Merianti kini hanya bisa terbaring di rumah, dan segala kebutuhan sehari-hari dipenuhi oleh ibunya, Rauna. Meskipun pernah menjalani operasi, hasilnya belum maksimal dan tubuhnya semakin kurus. “Saat ini saya hanya bisa berbaring di tempat tidur. Untuk biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari, kami sangat terbantu oleh masyarakat,” ungkap Merianti. (dst)

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward