AGAM, KP – Pemerintahan Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, menggelar Festival Koto Marapak Jilid II, di Musajik Usang, Jorong Koto Marapak, 7-10 September 2024. Acara ini bertujuan untuk melestarikan serta meningkatkan minat generasi muda terhadap adat dan budaya Minangkabau di Nagari Lambah.
Wali Nagari Lambah, Fiqri Farid mengungkapkan, festival ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Agam di sektor adat dan budaya.
“Festival ini merupakan bentuk upaya kami untuk melestarikan adat budaya Minangkabau dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Acara serupa juga sukses digelar tahun lalu,” jelasnya.
Mengusung tema ‘Manjapuik Nan Tatingga, Maulang Jajak Untuak Lambah Madani’, festival kali ini menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya lomba tari Minang tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), kompetisi tambua tansa tingkat grup se-Kabupaten Agam, serta pidato adat antar kecamatan dari tiga luhak, yaitu Luhak Tanah Datar, Agam, dan Limapuluh Kota.
Bupati Agam Andri Warman menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Nagari Lambah dalam melestarikan adat budaya Minangkabau melalui festival itu.
“Ini adalah bukti nyata bahwa program pengembangan adat istiadat di Pemkab Agam didukung dengan baik oleh pemerintah nagari,” katanya.
Bupati berharap festival itu dapat menjadi agenda tahunan untuk menjaga eksistensi budaya Minangkabau di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Festival ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, termasuk mantan Bupati Agam dua periode, Aristo Munandar, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. (rzk)