PADANG, KP — Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Barat akan menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk memilih pengurus baru periode 2025-2028. Acara yang dijadwalkan dibuka Gubernur Sumatera Barat ini akan berlangsung di Auditorium Gubernuran, Sabtu (22/11).
Hal ini disampaikan Ketua Panitia Musprov FPK Sumbar, Deni Mahesa, Kamis (20/11). Ia menjelaskan, FPK merupakan forum yang dibentuk berdasarkan Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 dan diatur lebih lanjut melalui Pergub Sumbar Nomor 22 Tahun 2008, yang bertujuan mendorong prinsip kebersamaan dan representasi lintas etnis.
Sesuai ketentuan Pergub, penetapan dan pemilihan kepengurusan FPK dilaksanakan secara musyawarah oleh anggota, menjunjung tinggi semangat persatuan. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Mursalim.
Deni menyebut, musprov ini digelar untuk melanjutkan kepemimpinan yang sebelumnya dirintis oleh alm. Prof. Dr. H. Andi Mustari Pide dan Dr. Otong Rosadi. Sejumlah nama calon telah muncul, termasuk Maman Sudirman (Ketua PWS Sumbar), Erinaldi (mantan Kepala Badan Kesbangpol Sumbar), dan Otong Rosadi (petahana).
FPK Sumatera Barat tercatat sebagai salah satu FPK paling aktif di Indonesia dan di regional Sumatera pada periode sebelumnya.
Deni Mahesa berharap Musprov ini berlangsung tertib dan menghasilkan keputusan strategis, baik terkait kepengurusan maupun rencana kerja ke depan.
Menruutnya, undangan telah disiapkan untuk 24 Forum atau Paguyuban etnis di Sumatera Barat. Ia juga meminta setiap Ketua Paguyuban Etnis mengirimkan dua orang utusan yang memiliki mandat resmi dari pengurus etnis masing-masing. (mas)