Gubernur Mahyeldi Apresiasi Kualitas Jalan Tol Padang-Sicincin

Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Danrem 032/Wirabraja saat meninjau progres pembangunan jalur tol seksi Padang-Sicincin.

PADANG, KP – Gubernur Sumbar Mahyeldi mengapresiasi kualitas infrastuktur jalan ruas tol seksi Padang-Sicincin yang dinilainya sangat baik. Hal itu dikatakan gubernur saat meninjau progres pembangunan jalur tol seksi Padang-Sicincin bersama Danrem 032/Wbr dan unsur forkopimda, Minggu (5/5).

“Kita lihat kualitas jalannya sangat baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus membantu percepatan penyelesaian tol ini, termasuk masyarakat, instansi vertikal, BPN, serta Hutama Karya,” kata Mahyeldi.

Tol seksi Padang-Sicincin yang menjadi bagian dari jalur tol Padang-Pekanbaru tersebut, lanjut gubernur, merupakan harapan seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya masyarakat Sumbar, tapi juga masyarakat luar Sumbar. Sebab dengan kehadiran tol, kemudahan-kemudahan akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami di provinsi akan berangkat ke Kementerian untuk membahas tindak lanjut atas progres tol sejauh ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi mengungkapkan bahwa pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin harus tuntas pada Juli 2024. Setelah seksi ini rampung, pembangunan akan berlanjut untuk Seksi Sicincin-Bukittinggi.

RP650 MILIAR UNTUK PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN

Di sisi lain, Pemprov Sumbar mengucurkan anggaran sebesar Rp650 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan pada periode 2021-2024 guna mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk mengerjakan 126 paket konstruksi jalan dan 14 paket konstruksi jembatan di berbagai daerah di Sumbar.

“Kita sangat memahami pentingnya infrastruktur jalan dan jembatan untuk mendukung perekonomian daerah. Karena itu, setiap tahun anggaran untuk jalan dan jembatan terus dialokasikan dalam APBD,” ujarnya, Senin (6/5).

Menurutnya, pengerjaan jalan dan jembatan itu merupakan upaya Pemprov Sumbar untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sementara, Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar Era Sukma menyebut, 126 paket jalan yang dikerjakan sejak 2021 itu menelan anggaran sebesar Rp599,59 miliar yang digunakan untuk pemeliharaan dan pelebaran ruas jalan sepanjang 623,23 kilometer.

Lalu, 14 paket konstruksi jembatan dapat menyelesaikan sepanjang 376 meter dengan total anggaran Rp54,10 miliar.

Ia merinci, pengerjaan jalan pada 2021 dilakukan sebanyak 36 paket jalan dan lima paket jembatan. Kemudian pada 2022 dikerjakan sebanyak 48 paket jalan dan lima paket jembatan.

Kemudian pada 2023 dilakukan pengerjaan sebanyak 19 paket jalan dan tiga paket jembatan. Dilanjutkan pada 2024 sebanyak 23 paket jalan dan satu paket jembatan.

“Selain anggaran dari APBD Sumbar, pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan di daerah ini juga menggunakan anggaran dari pusat. Jika hanya mengandalkan APBD, tentu tidak maksimal,” ucapnya. (mas)

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward