PARIAMAN, KP — Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, meresmikan (gunting pita) realisasi program Pokok Pikiran (Pokir) renovasi dua buah ruangan kelas di SMPN 6 Padusunan Pariaman, Senin (15/12).
Renovasi ini menggunakan anggaran sebesar Rp120 juta yang fokus pada perbaikan atap, plafon, dan pengecatan dua ruangan (satu kelas dan satu Unit Kesehatan Sekolah/UKS).
Muhajir Muslim menekankan, pentingnya intervensi di bidang pendidikan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan siswa dalam belajar.
“Ini yang menjadi perhatian khusus kita di Kota Pariaman di bidang pendidikan. Bagaimana anak-anak harus merasa nyaman dan aman dalam mengenyam dunia pendidikan. Tentunya, dengan kondisi bangunan yang layak bagi mereka dalam belajar,” ungkap Muhajir.
Sebagai fungsi jembatan aspirasi, Muhajir berjanji akan menampung dan memperjuangkan semua usulan yang disampaikan pihak sekolah untuk dimasukkan ke dalam APBD tahun berikutnya, tanpa memilah-milah.
Kepala SMPN 6 Kota Pariaman, Eli Suryani, menyampaikan terima kasih atas realisasi Pokir tersebut, yang memungkinkan dua ruangan dapat digunakan kembali secara penuh untuk Proses Belajar Mengajar (PBM).
Namun, ia mengungkapkan kebutuhan mendesak sekolah untuk tahun 2026 mendatang. Dengan jumlah 304 siswa, sekolah tersebut mengalami kekurangan ruang kelas dan fasilitas sanitasi.
Saat ini, sekolah hanya memiliki 10 lokal layak pakai ditambah 1 laboratorium. Dibutuhkan dua ruang kelas dan satu laboratorium lagi. Untuk sementara, ruangan laboratorium terpaksa difungsikan sebagai ruang kelas, karena kekurangan lokal.
“Idealnya, satu lokal digunakan untuk 30 orang siswa agar PBM efektif,” ujarnya.
Selain itu, sekolah juga membutuhkan tujuh WC lagi. Saat ini baru tersedia empat WC. Sebab, toilet sekolah idealnya adalah 1 WC untuk 25 siswa.
Muhajir Muslim menanggapi bahwa usulan mendesak ini akan diajukan ke Pemerintah Kota Pariaman, dan tidak menutup peluang untuk mencari bantuan pembangunan dari Pokir Anggota DPRD Provinsi maupun DPR RI. (wrm)