LIMAPULUH KOTA, KP — Peringatan Haul Tan Malaka ke-77 tahun berlangsung khidmat di makam dan Rumah Gadang Tan Malaka, Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (22/2). Kegiatan bersejarah yang kembali digelar secara resmi setelah hampir satu dekade ini dihadiri langsung oleh Bupati Limapuluh Kota, Safni, bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha.
Rangkaian acara diisi dengan doa bersama dan tabur bunga sebagai penghormatan kepada tokoh pergerakan yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 53 Tahun 1963 tersebut. Momentum ini juga dimanfaatkan Yayasan Ibratama dan perwakilan YPP PDRI 1948–1949 untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis kepada pemerintah daerah.
Ketua Yayasan Ibratama, Ferizal Ridwan, berharap Haul Tan Malaka pada 2 Juli atau 21 Februari dapat ditetapkan sebagai agenda resmi daerah, serta mengusulkan agar renungan suci malam 17 Agustus dipusatkan di makam Pandam Gadang.
“Kami berharap Haul Tan Malaka bisa menjadi peringatan resmi daerah. Selain itu, kami mengusulkan pembangunan tugu di kompleks SMP Negeri 1 Payakumbuh untuk menampilkan lima tokoh nasional asal Luak Limopuluah,” ujar Ferizal Ridwan.
Selain pembangunan tugu, pihak yayasan juga mendorong pengusulan perubahan nama Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) dengan nama pahlawan daerah serta memohon dukungan rencana pendirian Universitas Islam Tan Malaka.
Sementara itu, YPP PDRI 1948–1949 berharap pemerintah daerah kembali melibatkan mereka sebagai pemangku kepentingan dalam narasi sejarah nasional PDRI.
Ketua panitia, Desmar Ayudi menambahkan, rangkaian haul ini tidak berhenti pada ziarah saja. Panitia telah menjadwalkan silaturahmi dan buka puasa bersama pada Rabu (25/2) di Gedung IPHI Limapuluh Kota, Tanjung Pati. (dst)