BPS Pessel Gandeng Diskominfo Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPS Pesisir Selatan, Hendro Seprita Deza, bersama Kepala Dinas Kominfo Pessel, Wendi Sikumbang dan jajaran, berfoto bersama saat melakukan koordinasi persiapan Sensus Ekonomi 2026 di Painan, Senin (23/2).

PESISIR SELATAN, KP — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memperkuat sinergi lintas sektoral guna menyukseskan agenda nasional Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 60 hari mulai Juni mendatang. Langkah strategis ini diawali dengan koordinasi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pessel untuk memastikan sosialisasi program menjangkau seluruh lapisan pelaku usaha di wilayah tersebut.

Kepala BPS Pessel, Hendro Seprita Deza mengungkapkan, sensus yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini bertujuan menghimpun data dasar seluruh aktivitas ekonomi secara menyeluruh, mulai dari skala mikro hingga besar. Data tersebut akan menjadi rujukan utama pemerintah dalam memetakan daya saing usaha, kontribusi UMKM, hingga perkembangan ekonomi digital dan berbasis lingkungan.

“Sensus ekonomi memberikan potret menyeluruh tentang daya saing usaha dan peta perekonomian wilayah. Data ini menjadi landasan penting agar program pembangunan pemerintah lebih tepat sasaran,” ujar Hendro, Senin (23/2).

Dalam pelaksanaannya nanti, petugas lapangan akan dikerahkan untuk melakukan pendataan langsung ke unit-unit usaha di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Metode pendataan dilakukan secara sistematis guna memastikan aktivitas ekonomi formal maupun informal terdata secara komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Pessel, Wendi Sikumbang, menegaskan kesiapan pihaknya memfasilitasi penyebarluasan informasi SE 2026 melalui kanal resmi pemerintah daerah. Pemanfaatan media sosial dan website resmi dinilai krusial untuk membangun kesadaran publik serta meminimalisir kesalahpahaman masyarakat terhadap petugas pendataan di lapangan.

“Kami akan memanfaatkan media sosial dan kanal informasi lainnya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Sensus Ekonomi 2026 serta mendorong partisipasi aktif,” kata Wendi. (don)

Related posts

Harga Cabai di Padang Anjlok ke Rp18 Ribu, Pasokan Melimpah Tekan Harga Pasar

Pasar Murah Terpadu Tekan Harga, Pemko Padang Jaga Daya Beli Warga

Revitalisasi Pasar Raya Jadi Prioritas, Fadly Amran Tampung Aspirasi KPP