PADANG, KP — Setelah sempat mengalami kekeringan dalam beberapa waktu terakhir, Daerah Irigasi (DI) Lubuk Minturun di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah, kembali berfungsi dan mulai mengaliri lahan pertanian warga, Rabu (28/1).
Kembalinya aliran air tersebut terjadi pasca peninjauan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Selasa (27/1), dan menjadi kabar menggembirakan bagi para petani yang sebelumnya terancam gagal tanam akibat minimnya pasokan air.
Pasokan air dari DI Lubuk Minturun kini mengaliri sekitar 242 hektare sawah milik lima kelompok tani di bawah naungan Gapoktan Fajar Mahkota. Air irigasi ini dinilai krusial untuk menyelamatkan tanaman padi yang berada pada berbagai fase pertumbuhan.
“Sawah kami sudah cukup lama kekeringan. Ada yang baru dua minggu tanam, ada juga yang baru mulai bersemi. Alhamdulillah sekarang air sudah mengalir,” ujar perwakilan Gapoktan Fajar Mahkota.
Meski demikian, petani berharap pemerintah kota tetap memberi perhatian pada perbaikan jaringan irigasi yang masih mengalami kerusakan agar distribusi air dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. (mas)