KAI Divre II Sumbar Catat Lonjakan 16 Persen Penumpang

PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat masih menyisakan 143.427 kursi kosong dari total 171.424 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran 2026.

PADANG, KP – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kenaikan jumlah penumpang sebesar 16 persen selama empat hari pertama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yakni dari 19 hingga 22 Desember 2024. Dalam periode tersebut, tercatat sebanyak 23.208 penumpang, atau rata-rata 5.800 penumpang per hari, naik dibanding rata-rata harian November 2024 sebanyak 4.995 penumpang per hari.

”Rincian jumlah penumpang selama 4 hari awal masa Nataru ini yaitu KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima/Padang – Stasiun Naras pp sebanyak 17.514 penumpang, KA Minangkabau Ekspres relasi Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) – Stasiun Pulau Air pp sebanyak 4.166 penumpang, dan KA Lembah Anai relasi Stasiun BIM/Duku – Stasiun Kayu Tanam pp sebanyak 1.528 penumpang,” kata Vice President KAI Divre II Sumatera Barat, M. Tri Setyawan di Padang, kemarin.

Stasiun Padang masih menjadi favorit untuk stasiun keberangkatan ataupun stasiun tujuan dengan jumlah penumpang sebanyak 12.804 penumpang. Disusul oleh Stasiun Pariaman sebanyak 9.873 penumpang, Stasiun Air Tawar sebanyak 4.103 penumpang, Stasiun BIM sebanyak 3.123 penumpang, dan Stasiun Duku sebanyak 2.763 penumpang.

Dari sisi ketepatan waktu, untuk keberangkatan kereta api penumpang pada periode 19-22 Desember 2024, mencapai 100 persen, atau tepat sesuai jadwal yang ditetapkan. Adapun untuk ketepatan waktu kedatangan mencapai 98 persen.

KAI menetapkan masa libur Nataru tahun ini yaitu selama 18 hari, sejak 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Adapun puncak arus penumpang pada Nataru ini di KAI Divre II Sumbar diprediksi akan terjadi pada Rabu (25/12) dan Minggu (29/12).

”Masyarakat dapat menikmati libur Nataru menggunakan angkutan kereta api untuk berwisata, urusan bisnis, ataupun keperluan lainnya. KAI berkomitmen untuk mengantarkan pelanggan dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata M. Tri Setyawan.

Tri Setyawan melanjutkan, pihaknya menyarankan kepada calon pelanggan untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, mengingat tiket yang terbatas. Pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI dapat dilakukan sejak H-7 keberangkatan.

”Sehingga calon pelanggan yang memiliki rencana menggunakan KA dapat jauh-jauh hari membeli tiket tanpa takut kehabisan tiket. KAI juga masih menyediakan loket untuk penjualan tiket yang dibuka 3 jam sebelum keberangkatan KA, selama tiket masih tersedia,” kata M. Tri Setyawan.

KAI mengimbau kepada pelanggan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama saat menggunakan transportasi kereta api. Perhatikan juga barang bawaannya, jangan sampai membawa barang-barang yang dilarang dibawa di atas KA seperti barang berbau menyengat atau barang yang berbahaya. (fai)

Related posts

DPRD Sumbar Desak Gubernur Bentuk Satgas Pengawas SPBU

Padang Terapkan E-Audit Perkuat Pengawasan Internal

Pemko Padang Dukung Rekonstruksi Total GOR Agus Salim