PADANG, KP – Memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar menanam 470 pohon di delapan stasiun yang ada di Sumbar, yaitu Stasiun Padang, Bukit Putus, Indarung, Pariaman, Pulau Air, Naras, Tabing, dan Pauh Lima.
Jenis pohon yang ditanam cukup beragam, seperti Ketapang Putih, Pucuk Merah, Melati Mini, dan Brokoli Kuning. Dengan dominasi hijau dan tambahan warna-warni bunga, suasana stasiun diharapkan menjadi lebih nyaman bagi para penumpang.
Kepala KAI Divre II Sumbar, M. Tri Setyawan, memimpin secara simbolis penanaman pohon di Stasiun Padang, Jumat (10/1).
“Penanaman pohon ini bukan hanya untuk memperindah lingkungan, tetapi juga sebagai investasi penting bagi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” kata Kahumas KAI Divre II Sumbar, M. As’ad Habibuddin.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari inisiatif KAI Go Green, sekaligus wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Selain itu, langkah ini mendukung prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) yang menjadi pedoman dalam operasional KAI.
Tak hanya memperindah, penghijauan di stasiun bertujuan meningkatkan kenyamanan pelanggan saat menunggu kereta. “Lingkungan yang hijau dapat memberikan rasa tenang sekaligus meningkatkan kualitas udara di sekitar stasiun,” ujar As’ad.
Selain manfaat estetika, penanaman pohon di jalur kereta api juga berfungsi sebagai pelindung alami dari bahaya longsor dan banjir yang dapat mengganggu operasional kereta. KAI berharap kolaborasi dan dukungan masyarakat dapat memperkuat gerakan ini untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (fai)