PADANG, KP — Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman terus mengawal proses pemulihan pascabencana galodo yang menghantam sejumlah wilayah di Kota Padang pada akhir November lalu. Pimpinan DPRD Sumbar ini rutin turun ke titik-titik terdampak parah seperti Batu Busuak, Gunung Nago, dan Lubuk Minturun untuk memastikan bantuan dan aspirasi warga terserap maksimal.
Kehadiran Evi Yandri di lapangan bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa mereka tidak ditinggalkan pascamusibah. Saat meninjau Sungai Batu Busuak, ia mendengarkan langsung kekhawatiran warga akan potensi bencana susulan serta keluhan mengenai kerusakan rumah yang belum sepenuhnya tertangani.
“Pemulihan pascabencana tidak bisa hanya bersifat darurat, tetapi harus berkelanjutan hingga masyarakat benar-benar kembali hidup normal,” ujar Evi Yandri, kemarin.
Sebagai langkah nyata, Evi Yandri menginisiasi pembangunan 100 unit Hunian Sementara (Huntara) mandiri di Kecamatan Pauh bagi penyintas yang kehilangan tempat tinggal. Selain itu, ia juga mendorong percepatan pembangunan dam atau tanggul di Sungai Batu Busuak sebagai langkah mitigasi jangka panjang guna mencegah risiko galodo berulang di masa depan.
Warga Batu Busuak, Dasrul, mengaku sangat membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari wakil rakyat. Menurutnya, kepastian akan langkah mitigasi seperti pengerukan sungai dan pembangunan infrastruktur pengaman adalah hal yang paling mendesak agar warga tidak lagi dihantui rasa takut saat hujan lebat turun.
Keterlibatan aktif pimpinan DPRD di lapangan ini diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan mendesak masyarakat dengan kebijakan anggaran pemerintah daerah dalam rencana pemulihan infrastruktur tahun 2026 mendatang. (fai)