Kebakaran Meningkat, Damkar Payakumbuh Ingatkan Pedagang Sediakan APAR

DEWI NOVITA

PAYAKUMBUH, KP – Jumlah kasus kebakaran di Kota Payakumbuh mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Peningkatan ini menjadi perhatian serius, terutama setelah kebakaran besar yang melanda ratusan toko di Blok Barat Pasar Payakumbuh pada pekan lalu.

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Payakumbuh, Dewi Novita mengungkapkan, tingginya angka kebakaran tahun ini jauh melampaui tahun sebelumnya.

“Secara keseluruhan, kasus kebakaran di Kota Payakumbuh dari tahun sebelumnya sangat meningkat sekali,” kata Dewi, saat ditemui wartawan, Rabu (3/9).

Ia menambahkan, kejadian paling besar adalah kebakaran yang melanda Blok Barat Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh seminggu lalu.

Menurut Dewi, salah satu faktor yang memperparah dampak kebakaran adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan pedagang dalam menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tempat usaha mereka. Padahal, APAR adalah alat vital sebagai pertolongan pertama sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Kesadaran masyarakat atau pedagang untuk menyediakan APAR di masing-masing tempat usahanya sangat kurang,” tegasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Damkar Payakumbuh terus melakukan sosialisasi dan pengecekan rutin kepada para pelaku usaha dan pedagang. Edukasi yang diberikan mencakup imbauan dan arahan teknis tentang cara penggunaan serta penempatan APAR yang tepat.

Dewi juga menyebut, pihaknya menyediakan layanan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan APAR dengan menghubungi posko Damkar secara langsung.

“Kita tidak bisa menunggu sampai musibah besar terjadi lagi. Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini,” pungkasnya. (dst)

Related posts

Pemko Payakumbuh Salurkan 6.000 Baglog Jamur Tiram ke Keluarga Rentan

Wabup Pasaman Tegaskan Wali Nagari Wajib Disiplin Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Komisi V DPRD Sumbar Desak Percepatan Pembenahan Main Stadion