Ketua DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi Pajak di Samsat Painan

Ketua DPRD Sumbar Muhidi, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke UPTD Samsat Painan.

PESISIR SELATAN, KP – Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, meminta UPTD Samsat Painan melakukan pemetaan terhadap seluruh objek pajak, termasuk kendaraan operasional perusahaan pengangkut sawit, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kendaraan operasional pengangkut sawit harus menjadi perhatian Samsat Painan. Pemetaan objek pajak sangat penting untuk mengoptimalkan potensi PAD,” ujar Muhidi saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke UPTD Samsat Painan, Selasa lalu (24/12).

Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait kendala yang dihadapi Samsat dalam meningkatkan PAD. Muhidi berharap hasil dari kunjungan tersebut dapat menjadi bahan diskusi bersama pemerintah daerah untuk mencarikan solusi yang tepat.

“Selain itu, pengelolaan aset juga harus menjadi perhatian utama. Potensinya besar, namun belum tergarap secara maksimal,” tambahnya.

Muhidi juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan penggunaan dana APBN. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBD.

Plt. Kepala UPTD Samsat Painan, Daryulisman, menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat Sumbar untuk membayar pajak masih rendah, yakni sekitar 57 persen. Untuk meningkatkan kepatuhan, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan program-program inovatif menjadi prioritas.

“Salah satu program kami adalah memberikan insentif berupa voucher diskon penginapan sebesar 20 persen kepada masyarakat yang patuh membayar pajak,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendataan yang lebih akurat, terutama untuk kendaraan bermotor yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah agar segera beralih ke pelat Sumbar.

Kerjasama dengan Jasa Raharja dan Kepolisian juga terus dilakukan untuk menggali seluruh potensi PAD melalui berbagai kegiatan strategis. Dengan sinergi ini, diharapkan upaya peningkatan PAD dapat berjalan lebih maksimal dan berdampak positif pada pembangunan daerah. (fai)

Related posts

Pemko Padang Panjang Mulai Bangun 10 Huntap di Tanah Hitam, Wujudkan Hunian Layak bagi Korban Galodo

Alih Fungsi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Sumbar

17 Paket Irigasi Disiapkan, Pemko Padang Kejar Pemulihan Sawah