Ketua DPRD Sumbar Serahkan Bantuan UEP Rp150 Juta

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) senilai Rp150 juta kepada PSAA Aisyiyah Cabang Ampang, Sabtu (22/11).

PADANG, KP – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa panti asuhan merupakan bagian penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di masa depan. Komitmen itu ia sampaikan saat menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) senilai Rp150 juta kepada PSAA Aisyiyah Cabang Ampang, Sabtu (22/11).

Bantuan tersebut berasal dari alokasi pokok-pokok pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar melalui Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, dan ditujukan untuk pengembangan usaha dagang panti. Muhidi berharap dukungan ini memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan dan kemandirian PSAA Aisyiyah Ampang.

Menurutnya, pengurus panti memikul tanggung jawab besar dalam membimbing anak-anak agar memiliki arah masa depan yang jelas. Panti asuhan, katanya, adalah unsur strategis dalam menyiapkan generasi unggul, selaras dengan visi Indonesia Emas.

Panti asuhan bukan hanya tempat menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga ruang penting untuk menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Sumbar, Saifullah, mengapresiasi dukungan yang diberikan Ketua DPRD Sumbar. Ia mengatakan bantuan UEP tersebut diharapkan dapat memotivasi pihak lain untuk turut memperkuat keberlangsungan panti asuhan di Sumbar.

“Bantuan ekonomi produktif ini sangat bermanfaat karena dapat mendorong PSAA Aisyiyah Ampang menjadi lebih mandiri. Biasanya bantuan seperti ini diberikan setiap tahun, namun beberapa waktu terakhir sempat terganggu akibat refocusing anggaran,” ujarnya.

Saifullah menjelaskan, terdapat 136 panti asuhan di Sumbar yang berada di bawah kewenangan provinsi. Pemerintah provinsi mengalokasikan sekitar Rp40 miliar untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) panti, termasuk kebutuhan konsumsi. Sebagian panti memang sudah memiliki unit usaha, namun belum tergarap maksimal sehingga masih membutuhkan penguatan berkelanjutan.

“Anak-anak panti harus bisa maju dan memiliki kesempatan yang sama seperti anak-anak lainnya. Kita berharap dari panti asuhan lahir orang-orang hebat, bahkan tidak tertutup kemungkinan menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

Sementara itu, Kepala PSAA Aisyiyah Ampang, Nurhayati, menyampaikan bahwa bantuan UEP berupa unit usaha warung akan langsung menunjang operasional panti. Keuntungan usaha tersebut akan dimaksimalkan untuk kebutuhan anak-anak, terutama pendidikan.

“Saat ini terdapat 30 anak di PSAA Aisyiyah, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kemandirian panti dan memenuhi kebutuhan pendidikan mereka,” ujarnya. (fai)

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward