Kolaborasi dengan BI, Pemkab Agam Latih Pokdarwis Majukan Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Agam, bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) terkait pengembangan pariwisata ramah muslim melalui pemberdayaan Pokdarwis” di HUB Rumah Gadang Ramah Muslim A.R. Sutan Mansur, Nagari Sungai Batang.

LUBUKBASUNG, KP – Pemerintah Kabupaten Agam, bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), mengadakan acara bertema “Pengembangan Pariwisata Ramah Muslim Melalui Pemberdayaan Pokdarwis” di HUB Rumah Gadang Ramah Muslim A.R. Sutan Mansur, Nagari Sungai Batang.

Acara ini berlangsung 13 hingga 16 November 2024 dan dihadiri oleh berbagai peserta, termasuk Pokdarwis Sungai Batang, Pokdarwis dari kawasan sekitar seperti Maninjau, Lawang, dan Koto Kaciak, serta perwakilan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam (Disparpora Agam).

Acara tersebut dibuka Pjs Bupati Agam, Dr. Endrizal didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Dedi Asmar, Camat Tanjung Raya dan Walinagari Sungai Batang.

Pjs. Bupati Agam menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi berbagai pihak yang terlibat. “Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim di Kabupaten Agam. Kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, komunitas, sektor swasta, dan media perlu terus dikembangkan. Pokdarwis harus lebih aktif mencari pendampingan agar pengembangan nagari wisata dapat berjalan optimal dan ekonomi masyarakat desa meningkat,” ungkapnya.

Kepala Disparpora Agam, Dedi Asmar, turut mendukung kegiatan pelatihan ini dan menekankan pentingnya pendampingan dan pelatihan bagi Pokdarwis. “Dalam kegiatan ini, peserta akan mempelajari dasar-dasar pengelolaan desa wisata, mulai dari manajemen organisasi Pokdarwis hingga pembuatan paket wisata yang menarik. Diharapkan melalui pelatihan ini, rantai nilai ekonomi dapat meningkat dan pariwisata menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat,” jelas Dedi Asmar.

Kegiatan ini menghadirkan akademisi dari Politeknik Pariwisata NHI Bandung, seperti Dr. Anang Sutono, MM.Par., CHE, R. Wisnu Rahtomo, Dr. Andre Hernowo, dan Dr. Sumaryadi, sebagai narasumber.

Salah satu peserta sekaligus staf Bidang Destinasi Disparpora Agam, Ilham Baharuddin, menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan penting dalam membangun produk wisata yang berkelanjutan. “Banyak hal baru yang kami pelajari, mulai dari strategi pemasaran hingga pengemasan paket wisata. Ini menjadi peluang besar bagi Pokdarwis untuk mengembangkan potensi desa,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi Pokdarwis di Kabupaten Agam untuk terus meningkatkan kapasitas dan aktif berkolaborasi dengan pentahelix pariwisata, guna memajukan pariwisata berbasis komunitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (rzk)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar