Kondisi Memprihatinkan, SDN 31 Kampung Tanjung Akan Diperbaiki

Kepala Disdikbud Pessel Salim Muhaimin dan anggota DPRD Pesisir Selatan Andra Respati, saat meninjau ruang kelas SDN 31 Kampung Tanjung yang rusak dan minim fasilitas belajar.

PESISIR SELATAN, KP – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 31 Kampung Tanjung, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, mendapat sorotan serius dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, bersama anggota DPRD setempat, Andra Respati, melakukan kunjungan langsung ke sekolah tersebut, Kamis (24/7), untuk meninjau kondisi fasilitas belajar.

Dari hasil kunjungan, bangunan sekolah dan perabotan (mobiler) dinilai sangat memprihatinkan. Sebagian siswa bahkan belajar di lantai tanpa meja dan kursi yang layak.

“Memang kondisi sekolah ini sangat memprihatinkan. Insya Allah akan menjadi prioritas kami untuk segera diperbaiki,” kata Salim Muhaimin usai kunjungan.

Ia mengakui, sekolah-sekolah di daerah terpencil sering luput dari perhatian, padahal memiliki hak yang sama atas fasilitas pendidikan yang layak. Untuk itu, pihaknya akan mendata seluruh ruang kelas di Pesisir Selatan yang masih kekurangan sarana belajar.

“SDN 31 Kampung Tanjung akan menjadi salah satu sekolah yang segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Andra Respati menyatakan sudah mengalokasikan dana pokok pikiran (pokir) sebesar Rp80 juta untuk pengadaan meja dan kursi siswa serta guru di sekolah tersebut.

“Dana pokir itu kami anggarkan agar anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan layak,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk komitmen sebagai wakil rakyat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di daerah pemilihan yang masih tertinggal dari sisi infrastruktur.

Kunjungan ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan warga setempat. Kepala sekolah SDN 31 berharap perbaikan segera dilakukan agar proses belajar mengajar tidak terus terganggu.

“Kami sangat berharap pemerintah bisa segera membantu, karena anak-anak sudah terlalu lama belajar dalam kondisi yang tidak layak,” katanya.

Perwakilan orang tua siswa juga menyambut baik perhatian dari dinas dan DPRD, dan berharap kunjungan ini bukan sekadar simbolis, tetapi diikuti dengan tindakan nyata. (don)

 

Related posts

Padang Pimpin SPI 2025 di Sumatera, Skor Integritas Tertinggi

Padang Pelajari Parkir Digital Bandung, Bidik PAD dan Tekan Pungli

Dishub Padang Siagakan Enam Tim PJU, Antisipasi Lampu Jalan Padam