PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang menunjukkan respons cepat dan terkoordinasi dalam menangani dampak kebakaran yang melanda enam rumah warga di RT 02 RW 01, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Minggu dini hari (6/7) lalu. Peristiwa tersebut berdampak pada 15 Kepala Keluarga (KK) dengan total kerugian diperkirakan lebih dari Rp1 miliar.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam penyerahan bantuan pada Selasa (8/7), menegaskan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya soal bantuan material, tetapi juga pemulihan data kependudukan dan kelengkapan administratif warga terdampak.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh korban mendapat haknya, baik dalam bentuk bantuan maupun dokumen penting yang hilang akibat kebakaran. Ini bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam pelayanan publik,” ujar Maigus.
Pada kesempatan itu, Pemko Padang menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) sebesar Rp10 juta per rumah terdampak melalui program Padang Sigap. Selain itu juga ada bantuan dari BAZNAS Kota Padang sebesar Rp1,5 juta per rumah. PMI Kota Padang menyerahkan 6 paket peralatan dapur. BPBD Kota Padang menyediakan perlengkapan mandi dan perlengkapan bayi (family kit). Dinas Sosial menyalurkan bantuan sandang dan pangan.
Tak hanya itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang turut ambil bagian dalam pemulihan dengan menyerahkan 41 e-KTP dan 15 Kartu Keluarga (KK) baru kepada para korban yang dokumennya musnah akibat kebakaran.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan publik karena kehilangan dokumen kependudukan. Ini bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat,” imbuh Maigus.
Maigus juga menyampaikan apresiasi atas kerja cepat lintas OPD, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran yang berhasil mengendalikan api, serta dukungan dari PMI, BAZNAS, BPBD, dan kecamatan setempat dalam proses tanggap darurat. (*/nda)