Limapuluh Kota Gaet Investor Dubai untuk Pertanian Organik dan Konservasi

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menyerahkan cenderamata kepada pemimpin delegasi Oleifera International, Anthony Tosswill.

LIMAPULUH KOTA, KP – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menarik perhatian investor asing dari Oleifera International, perusahaan agribisnis berbasis di Dubai dengan cabang di Malaysia, untuk mengembangkan pertanian organik dan konservasi.

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, saat menyambut delegasi perusahaan di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin (7/7), menegaskan kesiapan daerah untuk kolaborasi berorientasi ekspor dan keberlanjutan.

Delegasi Oleifera dipimpin Chairman Anthony Tosswill (Australia), bersama Tab Hwa Tong (Tiongkok) dan Suzana Zakaria (Personal Assistant, Oleifera Malaysia). Mereka tertarik pada konsep perkebunan multikultur berkelanjutan yang mengintegrasikan komoditas unggulan seperti gambir, kopi, dan pisang, sambil menjaga keseimbangan ekologis.

“Sistem ini meningkatkan produksi sekaligus melestarikan tanah, air, dan keanekaragaman hayati,” ujar Safni.

Bupati menargetkan Limapuluh Kota sebagai pusat pertanian organik nasional melalui The Central of Agro, kawasan pertanian terintegrasi berbasis teknologi dan ekologi.

“Kemitraan dengan mitra global seperti Oleifera akan mempercepat penguatan sektor pertanian dari hulu ke hilir, meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Anthony Tosswill memuji potensi Limapuluh Kota. “Tanah subur, komitmen pemerintah, dan semangat masyarakat menjadikan daerah ini ideal untuk pertanian regeneratif,” katanya.

Oleifera, yang dikenal sebagai pelopor agroekologi di Asia Tenggara dan Timur Tengah, melihat Limapuluh Kota sebagai model pertanian berkelanjutan di Indonesia. (dst)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang