PESISIR SELATAN, KP – Pemerintah Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital bernama ‘Lunang Terpadu’. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai informasi penting dan layanan administrasi hanya melalui aplikasi WhatsApp, tanpa harus datang ke kantor kecamatan.
Camat Lunang, Sunardi menyampaikan, program ini diperkenalkan sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital. Masyarakat cukup menyimpan nomor WhatsApp resmi kecamatan 083899739922 dan memilih layanan yang dibutuhkan melalui menu otomatis yang sudah tersedia.
“Lunang Terpadu ini hadir agar warga tidak lagi kerepotan mencari informasi administrasi. Cukup lewat WhatsApp, semua bisa diakses dengan cepat dan mudah,” kata Sunardi, Kamis (28/8).
Dijelaskannya, layanan yang bisa diakses melalui platform ini antara lain jadwal Samsat keliling, informasi seputar BPJS Kesehatan, status kehadiran Camat (apakah sedang dinas luar atau tidak), persyaratan administrasi (termasuk dispensasi nikah), dan informasi pembayaran pajak kendaraan.
Sunardi menambahkan, inovasi ini adalah langkah konkret Kecamatan Lunang untuk menjawab tantangan digitalisasi. Layanan ini tidak hanya memangkas antrean, tetapi juga mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
“Semua orang sekarang butuh kecepatan dan transparansi. Kami ingin hadir memberikan solusi yang nyata,” tegasnya.
Untuk memudahkan penggunaan, layanan Lunang Terpadu juga dilengkapi dengan panduan berupa manual book dalam format PDF dan video tutorial di YouTube. Sehingga, semua kalangan masyarakat, termasuk yang belum terbiasa dengan teknologi, dapat mengakses layanan dengan mudah.
Respons masyarakat terhadap layanan ini cukup positif. Warga merasa lebih terbantu karena bisa mendapatkan informasi kapan saja tanpa terikat jam kerja kantor. Dari sisi birokrasi, inovasi ini juga mempercepat proses pelayanan dan membuat informasi lebih mudah dijangkau.
Inovasi ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program transformasi digital nasional. Lunang Terpadu diharapkan bisa menjadi percontohan bagi kecamatan lain dalam menerapkan sistem pelayanan publik digital.
Sunardi menargetkan pengembangan layanan ini dengan fitur-fitur baru. Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan kecamatan lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa.
“Tujuan kami adalah pelayanan publik yang lebih manusiawi dan mudah dijangkau semua lapisan masyarakat,” tutupnya. (don)