TANAH DATAR, KP – Potongan video yang memperlihatkan sejumlah pengendara motor nekat melintasi ruas jalan Lembah Anai yang masih diperbaiki viral di media sosial. Potongan video yang ramai sejak Kamis (23/5) itu memperlihatkan sejumlah pengendara motor melewati jalan Lembah Anai yang belum sepenuhnya rampung.
Pengendara motor tampak melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dengan beriringan. Aksi para pengendara tersebut pun ramai diunggah oleh akun media sosial Instagram. Warganet pun tak sedikit yang memberi respon negatif, mereka menilai bahwa aksi nekat pengendara itu tak patut dicontoh. Sebab, proses perbaikan masih berlangsung dan selama itu pengendara diminta untuk tetap melewati jalur alternatif via Malalak.
Terkait hal tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta masyarakat untuk lebih bersabar. Ia mengingatkan masyarakat agar menahan diri dan tidak memaksa untuk melalui jalan utama Padang-Bukittinggi via Lembah Anai yang masih dalam pengerjaan setelah putus total akibat banjir bandang.
“Untuk sementara waktu mohon bersabar. Proses perbaikan jalan utama itu masih berlangsung, sangat berisiko jika dipaksakan lewat,” katanya.
“Ruas jalan itu memang sudah dipadatkan. Namun belum boleh digunakan karena alat berat bekerja siang dan malam. Bisa-bisa terjadi kecelakaan jika dipaksakan melaluinya,” imbuhnya.
Gubernur menyebut, saat ini seluruh pihak terkait tengah berupaya maksimal agar ruas jalan nasional itu bisa segera dilalui kembali. Setiap harinya, siang dan malam ada 32 alat berat yang dikerahkan untuk mendukung percepatan proses perbaikan ruas jalan tersebut.
“Insya Allah ini tidak akan lama, sebab pengerjaannya berlangsung siang dan malam. Informasi terakhir, perbaikan selesai pada 21 Juli 2024. Saat itu jalan tersebut akan dibuka kembali untuk umum. Kita mohon dukungan masyarakat untuk tidak melintas dulu agar perbaikannya bisa selesai sesuai target,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi pengendara memaksa melalui jalan itu, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar telah melalukan pemagaran ruas jalan dari arah Padang maupun dari Bukittinggi.
Sementara, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menegaskan bahwa Jalan Padang-Bukittinggi di kawasan Lembah Anai belum bisa dilalui.
“Jalur masih pengerjaan, jalur kami tutup,” tukasnya.
Ia juga meminta masyarakat bersabar menunggu proses perbaikan jalan nasional penghubung Padang-Pekanbaru itu. Kapolres menyarankan pengendara untuk memakai jalur alternatif Padang-Bukittinggi via Malalak atau Bukittinggi-Padang via Sitinjau Lauik Solok. (ski/ksc)