Pacu Kuda Padang Pariaman Disiapkan Berskala Provinsi

Ivent pacu kuda di Nagari Balah Air, Kabupaten Padang Pariaman.

PARIAMAN, KP – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, M. Fadhly S menyampaikan bahwa pelaksanaan ivent pacu kuda ke depan akan dipersiapkan lebih matang guna meminimalisir insiden dan memastikan penanganan cepat dapat dilakukan.

Fadhly mengakui bahwa persiapan panitia pelaksana tahun ini masih kurang optimal. Hal ini disebabkan karena ivent pacu kuda baru digelar kembali setelah vakum selama 9 tahun.

“Tahun ini merupakan perdana kita menggelar ivent pacu kuda setelah sekian lama. Untuk kedepannya, kami berkomitmen mempersiapkan ivent ini lebih matang, minimal enam bulan sebelum hari pelaksanaan. Panitia sudah kami bentuk untuk memastikan semua kebutuhan selama ivent berlangsung dapat terpenuhi,” kata Fadhly, kepada awak Koran Padang, Kamis (10/4).

Lebih lanjut, Fadhly menuturkan, ivent pacu kuda tahun ini berhasil melibatkan pemangku kepentingan di tingkat nagari, termasuk niniak mamak dan para datuak.

“Meskipun secara administrasi Nagari Balah Air telah terpisah menjadi tiga nagari, pada ivent tahun ini semua tokoh masyarakat dan pemuda dapat bersatu. Ini adalah salah satu keberhasilan yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Menurut Fadhly, ivent pacu kuda di Padang Pariaman merupakan bagian dari kearifan lokal yang harus dipertahankan agar nilai-nilai budaya daerah tetap terjaga.

“Perlu juga disampaikan bahwa arena pacuan kuda di ‘Duku Banyak’, Nagari Balah Aie, merupakan milik Kanagarian Balah Aie. Pengelolaannya telah diserahkan kepada pemerintah daerah untuk mendukung pelestarian tradisi ini,” tambah Fadhly.

Selain itu, Fadhly juga menyampaikan rencana besar Gubernur Sumbar yang ingin mengadakan ivent serupa dalam skala provinsi. Rencananya, ivent tersebut akan dipusatkan di Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.

“Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk memperkenalkan pacu kuda sebagai warisan budaya tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat provinsi,” pungkasnya. (wrm)

 

 

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward