Pasar Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Destinasi Gastronomi Unggulan

Suasana penataan fasilitas umum dan ketertiban di Pasar Tanah Kongsi, Kota Padang.

PADANG, KP — Pasar Tanah Kongsi kian diproyeksikan sebagai salah satu ikon wisata kuliner unggulan di Kota Padang. Pasar rakyat ini disiapkan menjadi destinasi wisata gastronomi yang terintegrasi dengan kawasan cagar budaya Kota Tua Padang.

Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi Dinas Perdagangan Kota Padang, Masrizal Raba’is, mengatakan pengembangan pasar difokuskan pada penguatan keunikan kuliner lokal sekaligus peningkatan kualitas fasilitas melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Pasar Tanah Kongsi memiliki ragam kuliner yang sangat spesifik dan tidak ditemui di pasar lain. Kuliner di sini lahir dari akulturasi empat budaya, yakni Minang, Tionghoa, India, dan Nias,” ujarnya, Sabtu (27/6).

Menurutnya, kekayaan kuliner tersebut menjadi daya tarik utama yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi gastronomi khas yang memiliki identitas kuat.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, UPTD telah melakukan penataan ulang lapak pedagang dengan mengacu pada SNI 8152:2015 tentang pasar rakyat. Penataan meliputi aspek kebersihan, keamanan, hingga pengaturan zonasi pedagang.

“Di dalamnya sudah ada SOP yang mengatur kebersihan, keamanan, serta zonasi yang harus dipatuhi sesuai standar SNI,” jelasnya.

Proses menuju pasar berstandar nasional ini telah dimulai sejak 2024, dan sertifikat SNI resmi diperoleh pada 2025. Standar tersebut kini menjadi acuan operasional dalam pengelolaan pasar.

Ke depan, Pasar Tanah Kongsi juga dibidik untuk terintegrasi lebih luas dengan sektor pariwisata daerah. Letaknya yang berada di kawasan Kota Tua dinilai menjadi keunggulan strategis untuk menarik wisatawan.

“Kami menargetkan potensi wisata kuliner di Pasar Tanah Kongsi bisa disinergikan dengan sektor pariwisata, khususnya kawasan Kota Tua Padang,” katanya.

Dengan konsep gastronomi berbasis budaya dan dukungan standar nasional, Pasar Tanah Kongsi diharapkan mampu menjadi magnet baru pariwisata Kota Padang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (red)

 

Related posts

Rekayasa Lalin Pasar Raya Dimulai, Sejumlah Ruas Ditutup hingga Akhir Tahun

Lapak PKL Ditertibkan, Akses Revitalisasi Pasar Raya Padang Dibuka

DPRD Kota Payakumbuh Sahkan 4 Ranperda Menjadi Perda