PADANG, KP — Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat serta Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar periode terbaru dipastikan bakal digelar secara meriah dan berkelas, Selasa pekan depan (3/2). Bertempat di Istana Gubernuran Sumbar, agenda ini juga dirangkai dengan diskusi strategis bertajuk ‘Sumbar Bangkit’.
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies menegaskan, persiapan teknis dan substansi acara telah dimatangkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan seluruh jajaran panitia. Meskipun jadwal pelantikan sempat mengalami penundaan dari waktu penerimaan Surat Keputusan (SK) resmi, namun hal tersebut justru memberikan ruang bagi panitia untuk menyiapkan kemasan acara yang lebih bermakna bagi insan pers dan daerah.
“Meski sempat tertunda, SK dari PWI Pusat sudah lama diterima. Ibaratnya ‘nikah’ sudah, tapi pestanya yang belum,” ujar Widya Navies, Senin (26/1).
Daya tarik utama dalam perhelatan ini adalah sesi diskusi kebencanaan yang akan digelar usai prosesi pelantikan. Diskusi tersebut dijadwalkan menghadirkan Ketua Umum PWI Pusat dan Gubernur Sumatera Barat sebagai pemateri utama. Pemilihan topik kebencanaan merupakan refleksi atas kondisi geografis Sumatera Barat yang rawan bencana, sekaligus bentuk tanggung jawab moral pers dalam mengawal narasi pemulihan dan kebangkitan daerah.
Untuk menjaga marwah organisasi, PWI Pusat dijadwalkan mengirimkan tiga perwakilan pengurus inti, didampingi dua pengurus IKWI Pusat yang akan tiba di Padang pada 2 Februari mendatang. Panitia juga telah menyebar undangan resmi kepada jajaran Forkopimda Sumbar, kepala daerah dari 19 kabupaten/kota, pimpinan BUMN, hingga akademisi dan tokoh pers senior.
“Dengan persiapan matang dan dukungan berbagai pihak, pelantikan PWI dan IKWI Sumbar ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum konsolidasi insan pers serta kontribusi nyata untuk Sumatera Barat yang lebih tangguh dan bangkit,” tutup Widya Navies. (bni/*)