Pemkab Limapuluh Kota Gelar Lomba ‘Ayo Makan Ikan’

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin bersama Ketua Forikan Nevi Safaruddin dan Kepala Dinas Perikanan Siswanto, saat menghadiri kegiatan lomba ‘Ayo Makan Ikan untuk Generasi Emas’, di Taman Bermain Anak Lembah Harau.

LIMAPULUH KOTA, KP – Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Perikanan dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) menggelar sejumlah lomba bertemakan ‘Ayo Makan Ikan untuk Generasi Emas’, di Taman Bermain Anak Lembah Harau, Rabu (7/8).

Lomba ini bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan dan manfaat ikan kepada anak-anak. Acara dibuka langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin.

Berbagai lomba yang diadakan antara lain lomba inovasi masak serba ikan, lomba mewarnai ikan, dan lomba menyanyi gemar ikan. Kegiatan itu diikuti anggota PKK dan murid TK. Turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Perikanan Siswanto, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Forikan Nevi Safaruddin, serta seluruh camat dan Ketua TP PKK kecamatan se-Limapuluh Kota.

Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin menekankan pentingnya kreativitas dalam menyajikan ikan sebagai makanan pokok agar lebih menarik bagi masyarakat, terutama anak-anak.

“Lomba ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan memasak dan minat anak-anak dalam mengonsumsi ikan,” ujar Bupati Safaruddin.

Bupati juga menginstruksikan camat dan wali nagari mensosialisasikan budaya konsumsi ikan di masyarakat dan mengembangkan potensi perikanan di nagari masing-masing.

Sementara, Ketua Forikan Limapuluh Kota, Nevi Safaruddin mengatakan, Forikan terus berupaya mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penurunan stunting. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung peningkatan konsumsi ikan sebagai upaya pencegahan stunting dan mengedukasi anak-anak tentang manfaat mengonsumsi ikan. (dst)

Related posts

Gubernur Sumbar Geram, Sindir Abu Janda dengan Ungkapan Minang

DPRD Sumbar Kawal Rehabilitasi Jalan Strategis di Pasaman-Pasbar

Tangkal Degradasi Moral, Gubernur Mahyeldi Luncurkan Sistem Pendidikan Berbasis Surau