Pemkab Solok Gelar Rapat Pleno, Wujudkan Stop BABS di Seluruh Nagari

PEMERINTAH Kabupaten Solok melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Solok mengadakan rapat pleno pada Jumat (6/9) di Gedung Pertemuan Solok Nan Indah untuk membahas program ODF atau BABS.

SOLOK, KP – Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Solok mengadakan rapat pleno pada Jumat (6/9) di Gedung Pertemuan Solok Nan Indah untuk membahas program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Acara ini menjadi langkah penting dalam upaya Pemkab Solok untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, dalam arahannya menyatakan bahwa Pemkab Solok berkomitmen tidak hanya pada pelayanan kesehatan standar, tetapi juga pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Medison berharap seluruh Puskesmas di Kabupaten Solok akan terus mendukung dan berkomitmen terhadap program Stop BABS. Ia menekankan perlunya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari, dan Puskesmas untuk mewujudkan Stop BABS.

“Ini adalah momen penting dan bersejarah. Kita merasa bangga dan bersyukur atas kerja keras yang telah dilakukan dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Dinas Kesehatan Kabupaten Solok serta Tim Provinsi Sumbar yang telah bekerja keras untuk mewujudkan deklarasi ODF,” kata Medison.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, mengungkapkan bahwa sejak setahun lalu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya rutin untuk mencapai tujuan ini. “Alhamdulillah, 74 nagari di Kabupaten Solok telah berhasil diselesaikan, dan deklarasi ODF hari ini menandai pencapaian signifikan,” jelasnya.

Tim Verifikasi ODF Provinsi Sumbar juga terlibat dalam kegiatan ini untuk memastikan langkah-langkah yang diambil dapat memutus rantai penyakit yang ditularkan melalui bakteri limbah. Diharapkan, dengan adanya deklarasi ini, kualitas kebersihan di nagari-nagari se-Kabupaten Solok dapat terus meningkat.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Kabid Kesehatan Masyarakat, Rosmadeli, menambahkan bahwa pencapaian ODF 100% dan Stop BABS memerlukan kerjasama dan upaya yang konsisten dari seluruh masyarakat. (bus)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang