PADANG ARO, KP – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berupaya meningkatkan kesadaran menabung sejak dini di kalangan peserta didik dengan bekerja sama dengan sejumlah bank di daerah tersebut.
Upaya ini disampaikan oleh Bupati Solok Selatan melalui Sekretaris Daerah H. Syamsurizaldi usai penyaluran seragam gratis di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, di SD Negeri 1 KPGD, Rabu (24/7).
“Kami berusaha memberikan edukasi kepada peserta didik untuk membiasakan diri hemat dan menabung untuk masa depan,” kata Syamsurizaldi.
Meskipun cara menabung konvensional masih banyak dipraktikkan, program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) diharapkan dapat membuat pelajar semakin akrab dan percaya pada lembaga keuangan seperti perbankan. Program ini juga bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan transaksi elektronik di daerah.
Sekda menyebutkan bahwa program ini sebenarnya sudah lama dimulai, namun saat ini pemerintah semakin serius mendorong pelaksanaannya. Terbaru, pemerintah memberikan apresiasi kepada sekolah yang giat mendorong siswanya untuk menabung serta kepada siswa yang rajin menabung. Apresiasi ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi dan percepatan program ini di Solok Selatan. “Mudah-mudahan dengan ini bisa meningkatkan motivasi sekolah dan siswa untuk menabung sejak dini,” imbuhnya.
Di tempat yang sama Kepala Bank Nagari Cabang Muara Labuh, Rano Fardian Farid, mengatakan bahwa perbankan mendapatkan respons positif dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk melaksanakan program ini. “Kami berterima kasih kepada Pemkab Solok Selatan yang mendukung program ini. Ini mungkin satu-satunya kabupaten yang mendorong program ini dengan penuh komitmen. Sinkronisasi dua arah dengan OJK juga mendukung percepatan program ini,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan total 1.772 pasang seragam kepada peserta didik baru di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, yang terdiri dari 190 pasang untuk TK, 1.024 pasang untuk SD, dan 558 pasang untuk SMP. Selain itu, bantuan kerawanan pangan dan hasil pengolahan perikanan untuk balita dan ibu hamil di Kecamatan Sangir juga diserahkan, bersama dengan bantuan bibit manggis untuk masyarakat. (kom)