Pemko Solok Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD 2025-2029

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, saat memimpin Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026.

SOLOK, KP – Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, memimpin Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solok 2025-2029 dan Ranwal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Kegiatan yang digelar di Akmal Room itu dihadiri Sekretaris Daerah Kota Solok, Syaiful A, sejumlah asisten, perwakilan OPD, serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Wako Ramadhani menegaskan bahwa forum ini memiliki peran strategis dalam memastikan perencanaan pembangunan Kota Solok sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Forum ini menjadi langkah awal dalam merumuskan program kerja yang selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta mendukung program prioritas nasional,” ujarnya, Senin (10/3).

Ia menjelaskan, penyusunan RPJMD 2025-2029 di Kota Solok akan mengacu pada delapan Asta Cita, 17 Program Prioritas, dan delapan Quick Wins yang telah dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI.

Wako juga menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, hingga peningkatan kualitas layanan publik.

Selain itu, keterbatasan keuangan daerah akibat berkurangnya alokasi dana transfer dari pusat turut menjadi tantangan tersendiri.

“Efisiensi anggaran belanja negara sebesar Rp306 triliun berdampak pada pengurangan transfer ke daerah sebesar Rp50,5 triliun. Kondisi ini tentu harus kita antisipasi dalam penyusunan kebijakan daerah,” jelasnya.

Dengan keterbatasan anggaran tersebut, Wako Ramadhani menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi semua pihak.

“Dengan kebijakan yang tepat dan kerja sama yang erat, kita bisa mewujudkan visi ‘Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani’ dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, untuk berperan aktif dalam perencanaan pembangunan.

“RPJMD 2025-2029 harus selaras dengan RPJMN nasional dan berorientasi pada daya saing serta keberlanjutan lingkungan,” ucapnya. (van)

Related posts

Remaja Terseret Ombak di Pantai Sunua Ditemukan Meninggal

Ketua DPRD Sumbar Ajak Perkuat Persatuan dan Nilai ABS-SBK

Wawako Payakumbuh: Pancasila Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia