LIMAPULUH KOTA, KP – Pengendara yang melintas di jalur Sumbar-Riau, Kabupaten Limapuluh Kota, diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi. Selain rawan longsor, jalur tersebut juga berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), terutama bagi pengendara roda dua.
Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid melalui Kasat Lantas Iptu Zarwiko Irzal mengatakan, daerah mulai dari Kelok Sembilan, Nagari Aia Putiah, Kecamatan Harau, hingga Kecamatan Pangkalan memiliki banyak tebing dan bukit yang rawan longsor.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama saat hujan deras, karena wilayah ini rawan bencana alam dan kecelakaan,” ujar Iptu Zarwiko, Sabtu (29/2).
Ia juga menyarankan pengendara roda dua untuk beristirahat sementara jika hujan lebat guna mengurangi risiko kecelakaan atau terkena longsor.
Selain imbauan kepada pengendara, Satlantas Polres Limapuluh Kota juga mengintensifkan patroli di jalur tersebut. “Kami rutin melakukan patroli untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas),” katanya. (dst)