PESISIR SELATAN, KP – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menjalin kerja sama strategis dengan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga gabah petani. Kerja sama ini bertujuan melindungi petani dari kerugian akibat fluktuasi harga pasar, terutama saat musim panen.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan petani. Dalam skema kerja sama ini, Bulog akan membeli gabah petani dengan harga tetap Rp6.500 per kilogram, terlepas dari kondisi harga pasar.
“Kalau harga turun, tetap dibeli Rp6.500 per kilogram. Jadi petani tidak dirugikan. Ini sudah kerja sama dengan Bulog,” ujar Hendrajoni, Kamis (22/5).
Selain menjamin harga, kerja sama tersebut juga mencakup pengolahan gabah menjadi beras untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Jika fasilitas penggilingan tersedia, gabah petani akan digiling langsung menjadi beras agar nilai jualnya lebih tinggi.
Sebagai bukti konkret, sebanyak 300 ton beras asal Pesisir Selatan telah diserap dan masuk ke gudang Bulog. Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan program ini dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Bupati Hendrajoni berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pertanian dari hulu ke hilir. Ia juga mendorong pemerintah pusat untuk memberikan dukungan infrastruktur seperti mesin pengering dan fasilitas penggilingan modern.
“Dengan langkah ini, kita menargetkan terciptanya ekosistem pertanian yang tangguh, berkelanjutan, dan mampu menyejahterakan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkas Bupati Hendrajoni. (don)