PAYAKUMBUH, KP – Polres Payakumbuh melaksanakan apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Singgalang 2024. Apel yang melibatkan ratusan personel dari Polri dan instansi terkait tersebut digelar di halaman Mapolres Payakumbuh, Senin (15/7).
Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam apel yang mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”.
Di hadapan ratusan peserta apel serta para Forkopimda, AKBP Ricky menjelaskan bahwa Operasi Patuh Singgalang dilaksanakan dalam cipta kondisi kamseltibcarlantas pasca pelaksanaan hari Bhayangkara tahun 2024.
Selain itu, tujuan lain dari pelaksanaan operasi ini adalah untuk meningkatkan disiplin, kesadaran, dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
“Lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran penting dalam mendukung pembangunan sistem transportasi yang terintegrasi secara nasional untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, dan kelancaran berlalu lintas guna mendukung terwujudnya kamseltibcarlantas yang presisi,” terang AKBP Ricky.
Sementara itu, kepada personel yang terlibat dalam operasi, Kapolres berpesan agar pelaksanaan operasi harus memiliki perencanaan, sasaran, dan cara bertindak sesuai prosedur, sehingga mencapai hasil yang maksimal dengan tujuan yang jelas.
“Laksanakan deteksi dini, petakan lokasi rawan kecelakaan, kemacetan, dan pelanggaran lalu lintas. Berikan bimbingan dan penyuluhan serta edukasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas. Dan yang tak kalah penting, laksanakan penegakan hukum dan penyelidikan kecelakaan secara profesional dan proporsional. Semoga apa yang kita laksanakan akan diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT,” tambah Kapolres menutup amanatnya.
Diketahui, Operasi Patuh Singgalang 2024 akan digelar selama 14 hari, mulai 15 Juli hingga 28 Juli 2024, dengan sasaran meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum maupun sesudah Operasi Patuh Singgalang 2024. (dst)